1tulah.com, MUARA TEWEH– Anggota DPRD Barito Utara, Wardatun Nur Jamilah mengatakan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tahun 2021 tahap pertama ini merupakan program yang sangat bagus dari Pemerintah Pusat.
“Ini merupakan program yang sangat bagus dari Pemerintah Pusat, untuk tenaga honor,” kata Wardathun Nur Jamilah di Muara Teweh, baru-baru ini.
Namun, menurut Wardathun, hal ini harus ada revisi kedepannya terkhusus untuk mengakomodir dewan guru yang sudah puluhan tahun bekerja. Seharusnya ada kebijakan dari Pemerintah untuk mereka yang memang lama mengabdi sebagai tenaga honor.
“Catatan saya dulu ada sekitar 80-93 orang yang terdaftar honorer K2 pada saat pengangkatan terakhir mereka ini tertinggal. Mereka hanya terdaftar di K2 tapi tidak diangkat PNS. Hendaknya lebih diprioritaskan tenaga honor yang sudah lama, baru sisanya untuk teman-teman yang baru lulus,” saran Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Selain itu, pihaknya dari legislatif juga akan memperjuangkan insentif honor untuk dinaikan. “Kami akan memprioritaskan gaji honor agar bisa dinaikan,” katanya.
Ia juga menilai saat ini insentif honor Rp750.000 tergolong kecil. Datun akan menyuarakan hal ini agar insentif tersebut bisa maksimal. Sambil melihat kemampuan anggaran dari Pemerintah daerah.
“Insentif itupun tidak semua tenaga honor dapat, bahkan ada kebijakan dari sekolah membaginya. Artinya insentif tersebut dibagi dengan yang lain tidak mendapat insentif,” tutupnya. (Tim Redaksi)

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)






















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

