Mura Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya

  • Bagikan

1tulah.com, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menerima kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya DR H Samparaja, SH MH, bersama rombongan ke wilayah Kabupaten Murung Raya, Rabu (13/10).

Rombongan Ketua PTA Palangka Raya tiba pukul 09.30 WIB disambut hangat jajaran Pemkab Murung Raya diwakili Asisten I Sarampang.
Rombongan yang terdiri dari Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya Hj Laila Istiadah, Ketua Pengadilan Agama Muara Teweh Abdullah, Sekretaris PA Muara Teweh Murtodi, dan Panitera Muda Hukum PA Muara Teweh Kemijan.

 Advertisement Here

Asisten I Bidang Pemerintahan.Setda Mura Sarampang menyampaikan, salam hormat dan terima kasih karena Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya yang berkenan mengunjungi Kabupaten Murung Raya.

Dalam kesempatan itu, Sarampang juga menyampaikan keberadaan Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya yang masih melaksanakan tugas luar daerah.

“Kami diberikan amanat untuk menyampaikan sambutan dan mendampingi agenda meninjau gedung persiapan Pengadilan Agama Murung Raya dan lokasi tanah yang akan dihibahkan Pemkab Mura ke Mahkamah Agung sebagai cikal bakal dibangunnya Gedung Kantor Pengadilan Agama Murung Raya nanti,” kata Sarampang.

Dalam sambutannya Ketua PTA Palangka Raya H Sampraja mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang luar biasa ini. Ia sangat salut atas respon cepat Bupati Kabupaten Murung Raya yang telah menyiapkan tanah sebelum Pengadilan Agama Murung Raya dibentuk secara definitif. Sedangkan usulan pembentukan PA sudah masuk ke MenPanRB menunggu terbitnya Kepres.

Menurutnya, dengan kehadiran Pengadilan Agama di Kabupaten Murung Raya sangat membantu masyarakat, karena mereka tidak perlu lagi jauh-jauh ke Kabupaten Barito Utara.

“Hal ini biasa diilustrasikan misalkan saja ada 100 perkara yang masuk dari Kabupaten Murung Raya di Pengadilan Agama Muara Teweh, dimana setiap 1 perkara mengharuskan hadir 6 orang. Bisa dibayangkan berapa besar dana yang harus dikeluarkan untuk keberangkatan 600 orang ke Pengadilan Agama Muara Teweh,” tandasnya. (sur)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *