Nilai Lima Proyek Multi Years di Barito Utara 175 Miliar. Deadline Pembayaran Tahun 2022

- Jurnalis

Kamis, 15 Juli 2021 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Muara Teweh Salah satu proyek multiyear yang akan berakhir masa kontrak pada ahun 2022. Foto. Ist.

RSUD Muara Teweh Salah satu proyek multiyear yang akan berakhir masa kontrak pada ahun 2022. Foto. Ist.

1tulah.com, MUARA TEWEH– 5 mega proyek besar multi years di Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah nilainya mencapai 175 miliar. Dari kesemuanya kontrak berjalan sejak tahun 2019 hingga berakhir Januari 2022. Artinya, semua proyek dengan nilai fantastis itu mesti dibayarkan seluruhnya di tahun 2022.  Apa saja kelima proyek besar tersebut?

Kepala Dinas PUPR Barito Utara, Iman Tofik kepada 1tulah.com, Kamis (15/7/2021) siang mengatakan, kelima proyek fisik antara lain, pertama, pembangunan gedung RSUD Wing C dan terbuka hijau dengan nilai proyek 100 miliar.

Kedua, pembangunan fisik rehabilitasi Mesjid Raya Sirathalmustaqim nilai proyek 15 miliar. Ketiga, proyek fisik penataan kawasan Bumi Perkemahan Panglima Batur nilai proyek 10 miliar.

Baca Juga :  PT Suprabari Mapanindo Mineral Berhasil Meraih Peringkat Hijau PROPER 2024–2025

Keempat, proyek fisik pembanguna Jembatan Tumpung Laung-Montallat dengan nilai proyek 25 miliar serta proyek fisik pembangunan Jembatan Lemo nilai proyek 25 miliar.

“Kelima proyek fisik itu kontrak multi years nya 3 tahun berjalan, sejak Oktober 2019 sampai dengan Januari 2022,” ujar Iman Tofik.

Sayangnya Iman Tofik tak merinci terkait kemajuan 5 proyek, termasuk sudah terealiasi berapa pembayaran dan sisa tunggakan yang harus di bayar di tahun 2022.

Namun dari informasi diperoleh 1tulah.com, APBD Barito Utara 2022 akan banyak terbebani. Selain diakibatkan rasionalisasi dan refocusing anggaran Covid-19, Pemkab juga terbebani pengeluaran biaya rutin, seperti gaji dan tunjangan pegawai rutin.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wabup Felix Menargetkan Opini WTP ke-6

Belum lagi jika Pemkab harus membayar kekurangan seluruh pembiayaan 5 kontrak multi years sebesar 125 miliar dan akan masuknya lagi proyek-proyek besar lain di tahun 2022.

Sekedar di ketahui, APBD Barito Utara saat ini sebesar 1,162 Trilliun. Adapun pengeluaran rutin untuk belanja pegawai gaji dan tunjangan alias biaya operasional di taksir mencapai 750 miliar. Belanja modal 200 miliar lebih dan masih banyak lagi biaya lain yang juga  terpakai di APBD. (eni)

 

 

 

 

Berita Terkait

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China
UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak
KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”
Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam
Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:17 WIB

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

Rabu, 22 April 2026 - 15:16 WIB

UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak

Rabu, 22 April 2026 - 14:37 WIB

KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 - 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 16:05 WIB

BRI Muara Teweh Gelar Simulasi Kebakaran untuk Tingkatkan Keselamatan Karyawan dan Operasional

Berita Terbaru