22 Warga Mura Terpapar Covid-19, Ini Penjelasan Kadiskes

- Jurnalis

Selasa, 6 Juli 2021 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, PURUK CAHU – Kembali terjadi penambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Murung Raya (Mura).

Sebagaimana data yang dirilis Satgas Covid-19 Pemkab Mura, Selasa hari ini terjadi penambahan 22 kasus baru yang tersebar 7 kecamatan, dengan rincian Kecamatan Murung 11,
Latup 2, Tanah Siang Selatan (TSS) 3, Tanah Siang, Seribu Riam dan Permata Intan masing-masing 1 dan Kecamatan Sumber Barito 3 orang.

Kasus tertinggi di Kecamatan Murung sebanyak 11 orang. Untuk pasien yang sembuh ada bertambah 2 orang.
Secara kumulatif, pada tahun 2021 hingga Selasa (6/07/2021) jumlah warga yang terpapar sudah mencapai 1.406 orang. Dari angka itu, 1.324 orang sudah dinyatakan sembuh, 25 orang meninggal dunia dan 57 orang masih dalam perawatan.

Baca Juga :  Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

“Jadi hari ini bertambah 22 orang, untuk warga yang terkonfirmasi
sebagian di rawat di rumah sakit Puruk cahu dan sebagian isolasi mandiri,” terang Kadiskes Mura dr Suria Siri, Selasa (6/07/2021) malam.

Kontak paling umum, ujarnya, karena perjalanan dan kontak erat dengan yang terkonfirmasi pasien positif sebelumnya. “Upaya dari Satgas Covid-19 sendiri dengan maksimalkan PPKM sama meningkatkan Gakum dan 3T
(Tracing, Test dan Treatment),” bebernya.

Baca Juga :  KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT

Di bagian lain dan untuk memutus mata rantai penyebarannya, Suria Siri tak henti-hentinya mengingatkan seluruh lapisan masyarakat di daerah ini senantiasa mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19, kapan dan dimana pun berada.

Kemudian, kepada mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri, dia berharap supaya senantiasa berada di kediaman masing-masing.

“Agar tak menulari orang lain, bagi yang menjalankan isolasi mandiri, tak boleh bepergian kemana pun. Jangan melakukan kontak erat dengan siapa pun,” imbaunya. (sur)

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Indeks Perkembangan Harga di Seruyan Berstatus Naik
Wabup Ajak ASN Semakin Aktif Ikuti Pembinaan Rohani
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Diskominfosandi Seruyan Optimalkan Starlink, Perkuat Layanan Publik di Wilayah Blank Spot
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 15:58 WIB

Indeks Perkembangan Harga di Seruyan Berstatus Naik

Senin, 7 September 2026 - 15:35 WIB

Wabup Ajak ASN Semakin Aktif Ikuti Pembinaan Rohani

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 11:01 WIB

Diskominfosandi Seruyan Optimalkan Starlink, Perkuat Layanan Publik di Wilayah Blank Spot

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Berita Terbaru