Bupati Bartim Gelar Kegiatan Pelatihan Penerapan Nilai Dasar Dan Jati Diri Koperasi

- Jurnalis

Selasa, 18 Mei 2021 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat memberikan sambutan.

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas saat memberikan sambutan.

1tulah.com, TAMIANG LAYANG – Pemrintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah, menggelar pelatihan peningkatan kapasitas SDM koperasi UMKM di daerah (Dak Non Fisik) Tahun 2021, melalui Kegiatan Pelatihan Penerapan Nilai Dasar Dan Jati Diri Koperasi.

Pelatihan dibuka langsung secara resmi  Bupati Ampera Y Mebas, serta diikuti oleh peserta pelatihan se-Kabupaten Bartim yang bertempat di Lapangan Tenis Tamiang Layang. Selasa (18/05/2021).

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas melalui sambutannya menjelaskan, berdasarkan peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 ada kemudahan bagi koperasi mengenai jaminan ke Bank sesuai dengan Pasal 80 yaitu berupa Program kegiatan, Surat Perintah Kerja, faktor dan Surat Pemesanan,
kemudahan bagi anggota koperasi tetapi dengan syarat koperasi berkategori sehat.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 20 Tahun 2008 tentang Kesehatan Koperasi yang dimana tertuang di 7 (Tujuh) Aspek,” ucap Ampera.

Tujuh aspek tersebut ialah pertama Aspek Modal, kedua Aspek Kualitas Aktiva Produktif, ketiga Aspek Manajemen, keempat Aspek Lukuiditas, kelima Aspek Efisiensi, keenam Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan, dan terakhir yang ketujuh ialah Aspek Jati Diri Koperasi.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Bias Layar Sentil Pemerintah Pusat: Bartim Beri Banyak, Tapi Terima Sedikit

Dilanjukannya, koperasi sebagai lembaga bisnis yang berbasis bisnis dan anggota harus konsisten mempertahankan jati diri koperasi dalam menghadapi kekuatan ekonomi yang berbasis modal.

“Seperti dengan cara memfungsikan peran anggota sebagai pemilik atau pemodal, sekaligus sebagai pelanggan atau pengguna jasa usaha koperasinya,” jelasnya.

Berbagai tantangan Harus siap kita hadapi, sehingga koperasi mampu berdaya saing dengan lembaga lainnya sehingga mampu menjadi penggerak perekonomian di tengah wabah Virus Covid 19 ini.

Di sisi lain, keterampilan serta keahlian merupakan Syarat Mutlak yang harus dimiliki oleh pengurus Koperasi sehingga dalam menjalankan bisnis koperasi selalu berpedoman pada Nilai Dasar dan Jati Diri Koperasi.

Dengan begitu tujuan dari pendirian koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan ekonomi anggota dapat terwujud.

“Sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Kesamaan Pemahaman tentang Jati Diri Koperasi Antara Pengurus, Pengawas dan Anggota Koperasi akan menumbuhkan kebersamaan sehingga dapat mewujudkan cita cita yang telah dituangkan dalam Visi dan Misi Koperasi,” terang Bupati.

Baca Juga :  Terungkap! Uang Pelicin Fantastis Koko Erwin untuk Oknum Polisi di Pusaran Kasus Narkoba NTB

Ampera juga menambahkan dalam kondisi seperti saat ini, dibutuhkan koperasi sebagai Badan Usaha yang merupakan Pelaku Ekonomi yang berbasiskan anggota yang memiliki potensi yang besar.

Oleh karenanya dituntut untuk semakin jeli dalam memanfaatkan segala peluang bisnis yang ada, dan harus menjalankan usaha secara efektif, efisien serta profesional.

“Sehingga memiliki daya saing yang tinggi dalam persaingan pasar yang semakin kompetitif,” tuturnya.

Bupati juga berharap anggota koprasi dapat mengembangkan peran ke dalam skala yang lebih besar yang dapat meningkatkan penghasilan dan juga kerja keras tak boleh patah semangat ditengah pandemi yang memperlambat jalan perekonomian.

“Bersama kita berjuang memiliki bagian peranan untuk pulihkan kembali perekonomian di Gumi Jari Janang Kakalawah ini dengan meningkatkan daya saing sumber daya manusia yang ada di daerah,” harapnya. (zek/eni)

Berita Terkait

Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah untuk Jamin Mutu dan Keamanan Pangan
Polri Jadwalkan Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Penghinaan Suku Toraja
Resmi! TPG Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Mulai Maret 2026
Hasil Pertemuan Presiden Prabowo & Ulama: Indonesia Tetap Bertahan di Board of Peace
Misi Kemanusiaan Gaza 2026: Chiki Fawzi Siap Tembus Blokade Lewat Jalur Laut di Tengah Ketegangan Global
Hadiri Sosialisasi KHBS, Heriyus Tegaskan Dukungan Program Pemprov Kalteng
Skandal ‘Perusahaan Ibu’: Mengapa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Korupsi Meski Bergelimang Harta?
Ekonomi Israel di Ambang Resesi! Perang Lawan Iran Telan Biaya Rp45 Triliun per Minggu

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:54 WIB

Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah untuk Jamin Mutu dan Keamanan Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:47 WIB

Polri Jadwalkan Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Penghinaan Suku Toraja

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:02 WIB

Resmi! TPG Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Mulai Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:07 WIB

Misi Kemanusiaan Gaza 2026: Chiki Fawzi Siap Tembus Blokade Lewat Jalur Laut di Tengah Ketegangan Global

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:31 WIB

Hadiri Sosialisasi KHBS, Heriyus Tegaskan Dukungan Program Pemprov Kalteng

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:42 WIB

Skandal ‘Perusahaan Ibu’: Mengapa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Korupsi Meski Bergelimang Harta?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:28 WIB

Ekonomi Israel di Ambang Resesi! Perang Lawan Iran Telan Biaya Rp45 Triliun per Minggu

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:10 WIB

Peringatan Dini BMKG: 46% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Mulai April 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polri Musnahkan 47,5 Kg Sabu dan 101 Ribu Butir Happy Five

Jumat, 6 Mar 2026 - 14:49 WIB