1tulah.com, BUNTOK– Beberapa hari lalu berita di media sosial membuat terenyuh. Seorang ibu melahirkan operasi cesar di RSUD Jaraga Sasameh. Menjadi iba karena ia tak memiliki dana untuk biaya operasi.
Hal ini membuat hati Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Barito Selatan (Barsel), H Moh Yusuf Kalem tersentuh hatinya, dan membangkitkan rasa solidaritasnya untuk membantu sesama, pada Kamis (11/2/2021).
Yusuf Kalem mengatakan, hari ini ia membagi sedikit rejeki kepada keluarga kecil ini, dan kami juga membawa Lurah Buntok Kota, Alfian, agar mereka mengetahui ada warganya yang lagi kesusahan, dan agar misalkan ada bantuan jangan sampai salah sasaran lagi.
“Saya berharap kepada para Lurah, masyarakat jangan sampai dipersulit, kalau bisa dipermudah kenapa dibikin sulit,” ucapnya kepada wartawan.
Masih dikatakan pria yang sangat dermawan ini, keluarga ini bertempat tinggal masuk didalam Kota Buntok, dan mereka tinggal sangat dekat dengan kantor Bupati Barsel. Masa dikalangan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dan intansi-intansi tidak mengatahui hal tersebut.
“Jadi saya berharap kepada Pemda dan para Lurah, misalkan ada keluarga yang miskin ada disekitar kalian, jangan sampai mereka tidak diperhatikan oleh kalian,” katanya sambil berkaca-kaca matanya sangat prihatin melihat kondisi keluarga kecil itu.
Politisi Partai Golkar ini menambahkan, jadi tanpa dukungan rekan-rekan media masa, kami tidak tahu kalau ada warga yang lagi kesusahan seperti ini, itulah fungsinya seorang wartawan yang memberitakan suatu kejadian yang kita sendiri tidak tahu, dan pemberitaan mereka ini sangat bermanfaat sebagai pengatahuan kita.
“Tolong jangan habis disini saja, misalkan ada masyarakat kita yang lagi membutuhkan atau lagi kesusahan yang membutuhkan uluran tangan kita, itu harus kita perhatikan sama-sama, beritakan saja jangan takut,” ungkap Yusuf sambil nada tinggi.
Sementara itu Lurah Buntok Kota, Alfian mengatakan, pihaknya dari Kelurahan Buntok Kota sudah berusaha memberikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) kepada mereka agar mereka mendapatkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dari Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Deda (DSPMD) Barsel agar dapat digunakan di RSUD Buntok.
“Akan tetapi dari pihak RSUD Buntok tidak dapat menerima kartu BPJS dari keluarga kecil ini, karena untuk sementara kartu mereka dinonaktifkan, karena untuk mendata kembali,” kata Alfian.
Menurut Alfian, pertengah tahun ini akan mendata ulang peserta BPJS yang baru. Karena data yang dulu cukup amburadul, dan peserta BPJS justru orang kaya dan mampu mengguakan. (Ali)










![Ilustrasi lansia memakai Crocs [dibuat dengan AI]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/01/lansia-croc-225x129.jpg)









