1tulah.com, BUNTOK– Sejumlah supir ambulan di Rumah Sakit Jaraga Sasameh(Jarse) mempertanyakan, lantaran tak menerima dana insentif. Mereka galau bukan kepalang, sementara tenaga kesehatan(nakes) justru sudah menerima.
“Kami binggung bahwa kami bagian dari sopir ambulan tidak dapat insentif kami butuh penjelasan yang lebih real. Pelu ada keterbukaan, sebab 6 bulan ini yang lain dapat kami tidak dapat dana insentif itu, ” kata salah seorang supir Ambulan yang namanya mint dirahasikan bertutur kepada 1tulah.com.
Dibebernya lagi, dalam SK, supir ambulan tertera dan nama mereka ada. Tapi kenapa tiba tiba dihilangkan. Meerka malah sudah di minta buat NPWP di kantor pajak Barito Selatan, dan pernah di janjikan dana akan cepat cair. Dapatnya mencapai 5 juta dalam sebulan dengan potongan pajak 5%.
Deriktur Rumah Sakit Jaraga Sasameh (Jarse) Buntok dr. Leonardus Panangian Lubis, SpOG, melalui Kepala Unit Humas Noorhalidah kepada 1tulah.com saat di konfirmasi di kantornya, pada Senin (7/9/2020), mengatakan, sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kementrian Kesehatan Negara Republik Indonesia, hanya tenaga medis kesehatan (Nakes) saja yang mendapatkan dana insentif, sopir Ambulance Rumas Sakit tidak termasuk Nakes.
Terpisah, Dr Leonardus Panangian Lubis selaku Direktur RSJS Buntok menambahkan, Juknisnya dari Kementrian Kesehatan Negara Republik Indonesia tidak disebutkan bahwa sopir ambulan mendapatkan dana insentif. Karena yang bisa mendapatkan dana itu iyalah petugas kesehatan, tenaga medis dalam hal ini dokter dan perawat dan tenaga medis lainnya.
Noorhalidah, selaku Kepala Unit Humas menerangkan terkait kata Deriktur RS Buntok kepada 1tulah.com “saya mau memperjelas kata pa Deriktur tadi, yang di maksud tenaga medis yang mendapatkan dana insentif tersebut adalah pegawai RS yang Mempunyai kompetensi di bidang nya masing2, Kompetensi itukan artinya dia mempunyai pendidikan atau ijazah di bidang kesehatan bahkan mempunyai STR atau sertifikat kompetensi di bidangnya,” timpalnya. (ALI)

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)








![Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/bi-kuat-rupiah-225x129.jpg)





![Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/bi-kuat-rupiah-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



