Saturday, October 31, 2020
  • News
  • Daerah
  • Metrokrim
  • News
  • Daerah
  • Metrokrim

Ditangkap, Melawan Pakai Parang, Lari, Cukong Kayu Ini di Tembak Polisi di Bahu nya

609
SHARES
2.8k
VIEWS

BACA JUGA

1tulah.com,MUARA TEWEH -Pelarian si cukong kayu  berinisial HT alias Tono berakhir.  Pemilik ribuan kubik kayu gelondongan di Sungai Barito, Desa Malawaken(Teluk Mayang,red) Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara(Barut) Kalimantan Tengah ini, di tangkap Satreskrim Polres Barut,Sabtu(18/7/2020).

DPO Polres Barut ini, saat ditangkap, melawan dan coba kabur dari polisi. Karena berbuat nekat bahkan mengancam, polisi pun akhirnya melulmpiuhkannya dengan timah panas mengenai bahu kananya.

Kapolres Barut, AKBP Dodo Hendro Kusuma melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang Sik membenarkan penangkapan pelaku.  Ia(pelaku,red) ditangkap lantaran diduga sebagai pemilik dari ratusan kayu log illegal yang berhasil diamankan pada 17 April 2020 lalu.

“Dari hasil penyelidikan dan keterangan Saksi-Saksi dalam pemeriksaan, diketahui pemilik dari kayu log tersebut adalah HT,” kata Kristanto,Selasa(21/7/2020) siang.

Berdasarkan keterangan saksi tersebut pihaknya pun memanggil yang bersangkutan sebanyak 2 kali dengan surat panggilan, namun yang bersangkutan tidak pernah datang, sehingga HT masuk dalam DPO polisi.

Sementara tertangkapnya pelaku, setelah pihaknya mendapat informasi bahwa HT sedang berada di Teluk Mayang. Setelah di cek oleh beberapa anggota Satreskrim dengan mendatangi lokasi, ternyata memang benar HT sedang makan di warung makan.

“Anggota pertama baik-baik mendatangi HT, intinya mengajak ikut kita ke kantor, saat itu HT meminta setelah dirinya selesai makan,” beber Kasat Reskrim.

Permintaan HT saat itu dituruti anggota. Usai makan,  dia beralasan untuk mencuci tangan, namun saat itu bukannya mencuci tangan malah justru HT mengambil parang yang ada di bawah meja. Melihat hal tersebut, anggota sempat mundur dan seorang anggota sempat dikejar oleh HT dengan parang.

Melihat ada anggota yang dikejar dan sedang terancam, anggota lainnya menghampiri sambil meminta kepada HT untuk berhenti dan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.

Namun bukannya berhenti HT malah arah mengejar anggota yang mengeluarkan tembakan peringatan, sambil mengibas-ngibas parang yang ada di tangannya dan mengeluarkan perkataan yang tidak pantas kepada polisi.

“Karena HT saat itu terus mendekati petugas sambil memegang parang, akhirnya anggota mengambil tindakan tegas terukur untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan (Menembak tersangka) di bagian bahu kanan,” terang Kristanto.

Setelah terkena tembakan tersebut, HT berhasil dilumpuhkan dan bersangkutan lalu dibawa ke rumah sakit untuk mengobati luka tembak yang diderita. Atas perbuatannya, tersangka HT diancam Pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 Huruf e Undang – Undang RI Nomor 18 Tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Waktu saya datang melihat HT di rumah sakit, kondisinya sudah membaik. HT sudah bisa berjalan sendiri ke Toilet, dan direncanakan selanjutnya untuk melakukan operasi pengangkatan proyek til dari bahunya,” tukas Kris.(eni)

Related Posts

Discussion about this post

POPULAR NEWS

EDITOR'S PICK

,

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.