Pertanda Apa Yah, Perayaan HUT Barut Justru Ada Kabar Duka. 7 Warga Nya Positif Covid- 19

1k
SHARES
1.5k
VIEWS

1tulah.com,MUARA TEWEH-Perayaan dan syukuran  HUT Kabupaten Barito Utara(Barut), Senin(29/6) hari ini, tak seindah tahun sebelumnya. Kali ini, tepat di hari jadinya  ke 70,  justru dapat kado kabar duka. 7(tujuh) warga nya dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Satu diantaranya meninggal dunia.

Hal ini mengagetkan tak hanya jajaran pemerintah daerah, tetapi juga oleh masyarakat.

Hasil swab PCR, yang baru di terima dari Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya, menyatakan dua pejabat si lingkup pemerintah Barut, positif. Yaitu kadis Lingkungan Hidup an SP(meninggal dunia) dan IK yang menjabat asisten sekda, yang tak lain merupakan istri dari SP, juga positif.

Sementara 5 lainnya positif Sars cov2 , an AA( putra dari pasutri almarhum SP dan IK). Lalu  3 warga Desan Sikan Kecamatan Montallat dan satu warga Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur, nota bene seorang guru(kepsek). Inisial warga Desa Sikan dan Benangin DL, JS, RS dan RL.

Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Barut, Nadalsyah mengatakan, Mereka berasal dari dua klaster berbeda. yaitu klaster KM Pancar Mas dan klaster Surabaya. Masing-masing inisial dari Klaster Pancar Mas, DL,JS,RS dan RL.

Sementara klaster Surabaya, tuan SP(meninggal dunia), IK dan AA yang merupakan istri dan anak dari tuan SP.

“Saat ini pasien positif empat orang di rawat di RSUD Muara Teweh. Sementara 2 pasien positif lainnya IK dan AA di rawat di rumah sakit Doris Sylvanus Palangkaraya. Satu pasien meninggal an tuan SP,” kata Nadalsyah, saat menggelar pres rilis, Senin(29/6) sore.

Nadalsayah juga melaporkan, terkait penanganan Covid-19 di Barut, terhitung sejak 12 Maret hingga saat ini, tanggall 29 Juni 2020,  ada sebanyak 51 orang dalam pantauan(ODP). Sementara Pasien dalam pengawasan(PDP) sebanyak 34 orang. Jumlah pasien positif Covi-19 13 orang. Sembuh 5 orang, meninggal 2 orang dan pasien positif Covid-19 dalam perawatan ada 6 orang.

Sebelum gelar press rilis, bupati dan jajaran serta forkopimda menggelar doa talak bala di halaman rumah jabatan.

Dia berpesan kepada masyarakat, untuk menahan diri bepergian keluar daerah. Karena dari riwayat orang-orang yang positif terkena Corona adalah mereka yang berpergian dari luar daerah. “Saya selaku ketua gugus tugas dan juga bupati menghimbau kepada warga masyarakat untuk menahan diri berpergian keluar daerah kalau tidak perlu. Dan warga yang merasa pernah kontak dengan pasien positif segerta melapor untuk dilakukan rapidtest,” kata Nadaslyah.(eni)

 

,

Related Posts

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Recommended

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.