1tulah.com,MUARA TEWEH– Tak Tong alias Iwer(41) harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Ia nekat mengancam Susanto(38) menggunakan Senjata rakitan laras panjang. Oeristiwa nya terjadi di Desa Pendreh Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara, Kalimantan Tengah, teoatnya di Jalan Hauling PT. NBL Km 8, Sabtu(22/02/2020) sekira pukul 07.00 wib.

Kapolsek Teweh Tengah AKP Wahyu Satiyo Budiarjo SH MH membenarkan kejadian tersebut, dan sudah mengamankan pelaku setelah mendapatkan laporan dari korban.
Kronologis kejadian, dibeberkan Wahyu, pelapor(korban,red) berhenti di tengah jalan karena ada portal yang dibuat warga setempat.
Katena terhalang, Pelapor turun dari mobil dengan maksud mengecek keadaan mobil. Tidak lama kemudian datang pelaku menggunakan kendaraan Roda dua dan menghampiri pelapor.
Tak banyak ulah, pelaku menghamipiri sambil marah-marah tidak jelas. Yang didengar pelapor kata-katanya tunggu kamu, sembari berlari pulang ke rumah.
Selang 10 menit, korban kaget mendengar teriakan orang banyak menujubke arah nya.
Saat ia menoleh ke belakang, betapa kagetnya melihat pelaku menghamipirinya dengan membawa Senjata Api Laras panjang dan mengarahkan ke arah pelapor. Melihat hal tetsebut pelapor lari dan dikejar oleh terlapor.
“Sambil berlari menghindar dari kekaran pelaku, korban sempat mendengar ucapan warga jangan sembarang tembak ini banyak orang,” ujar AKP Wahyu.
Pelapor(korban,red) dibantu warga serta disuruh pergi ke Logpond untuk mengamankan diri dengan menggunakan Mobil. “Usai menyelamatkan diri itulah korban melapor ke perusahaan tempatnya bekerja lalu melaporkan kejadian pengancaman iti ke polisi, ” timpal Wahyu.
Polisi lanjut Kapolsek, sudah diamankan pihaknya. Dia pun disangkakan pasal 1 ayat (1) Undang – Undang Darurat No. 12 tahun 1951 dan Pasal 335 KUH pidana.”Barang bukti satu pucuk senjata rakitan juga sudah diamankan,” tukas Wahyu. (eni)




![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)

















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



