Bandara H Muhammad Sidik Rawan Longsor?

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,MUARA TEWEH– Bandar Udara(bandara) H Muhammad Sidik di Desa Terinsing Kecamatan Teweh Selatan, Barito Utara, Kalimantan Tengah(Kalteng) ternyata rawan longsor. Pemerintah pusatpun mengganggarkan dana senilai 13 miliar di tahun 2019. Hingga kini tahapan pekerjaannya belum rampung. Malah bisa dikatakan melampaui batas kontrak kerja yang dipatok 100 hari.

Berdasarkan plang proyek dengan Nomor:KU.003/1.977/MTW/2019, kontrak kerja di mulai tanggal 23 September 2019. Total biaya pekerjaan sebesar Rp13,42 miliyar bersumber dari dana APBN anggaran 2019. Kegiatan inipun masuk dalam pendampingan TP4D. Dalam papan proyek juga tertera berupa pekerjaan lanjutan penanggulangan longsor dengan tiang pancang pada STA 0+300 sampai dengan 0+500 satu paket.

Baca Juga :  Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

Pantauan 1tulah.com di lapangan,Kamis(20/2/2020) siang, hanya ada tiga orang pekerja. Mereka terlihat memasang beberapa pipa ukuran besar di sisi kiri runway(landasan pacu,red) ujung bandara. Belum diketahui sejauh mana pekerjaan yang sudah dilaksanakan.

“Masih dalam tahapan pekerjaan. Belum tau kapan selesai mungkin tidak lama lagi. Masalah lain, silahkan tanya ke pimpinan,” ujar salah pekerja kepada wartawan.

Pantauan lain dilapangan, ternyata tak hanya  proyek penanggulangan longsor saja yang belum rampung. Lahan parkir pengunjung juga belum diaspal atau dilapis. Malah kontras terlihat lobang memanjang di beberapa titik bekas pembuangan air. Selain itu  pagar pembatas keliling belum semua terpasang. Pipa jaringan air dan taman depan apron juga masih dalam tahap dikerjakan.

Baca Juga :  Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan

Seperti diberitakan sebelumnya, Bandara HM Sidik yang dulunya menggunakan nama seorang pahlawan heroik daerah ini Panglima Batur, akan diresmikan dalam waktu dekat. Muncul pertanyaan masyarakat. Kenapa cepat diresmikan, jika beberapa pekerjaan keamanan, keselamatan  dan fasilitas lain belum rampung?.

Kepala UPBU Beringin Muara Teweh, Djarot Nugroho menghindar dari wartawan, Rabu (19/2) ketika hendak, dikonfirmasi. “Saya dipanggil kadis Perhubungan, nanti takut terlambat,” katanya sembari berlari ke dalam mobil dinas nya.(eni)

 

 

Berita Terkait

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak
Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027
Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG
Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret
Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng

Berita Terbaru