Berendus Kabar Pratama Arhan Dipanggil Timnas Jalur Kasihan, Begini Penjelasan STY

- Jurnalis

Rabu, 20 Desember 2023 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

STY bersama Pratama Arhan (sumber; suara.com)

STY bersama Pratama Arhan (sumber; suara.com)

1TULAH.COM – Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) saat ini kembali menjadi sorotan usai memanggil Pratama Arhan untuk bergabung memperkuat Skuad Garuda pada pertandingan Piala Asia 2023 mendatang.

Keputusan Shin Tae-yong (STY) itu menuai kontroversi sebab diketahui Pratama Arhan tidak mendapatkan menit banyak saat tergabung dengan Tokyo Verdy.

Dalam wawancara Shin Tae-yong (STY) bersama awak media, Ia mengakui jika Pratama Arhan memang tidak mendapatkan banyak kesempatan dari klub J2 League itu.

Tetapi, STY tetap memanggil Pratama Arhan untuk menyelamatkan kariernya.

“Arhan memang pemain yang baik. Kalau dia bisa bermain di Tokyo Verdy tentu performa akan lebih baik lagi dari sekarang, tapi ya karena itu performa Arhan semakin turun,” kata Shin Tae-yong kepada awak media termasuk Suara.com di Jakarta, Selasa (19/12/2023).

Baca Juga :  Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

“Tetapi jika dari timnas pun tidak memilih dia, performa dia akan benar-benar jeblok.”

Akibat pernyataan STY tersebut menimbulkan spekulasi masyarakat bahwa sebenarnya Pratama Arhan tidak layak dipanggil Timnas Indonesia.

Namun, STY mengisyaratkan jika keputusannya tetap memanggil Pratama Arhan adalah demi sepak bola Indonesia, mengingat Pratama Arhan adalah talenta muda yang masih bisa berkembang.

Baca Juga :  Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

“Jadi saya memang sengaja pilih [Pratama Arhan] untuk masa depan sepak bola Indonesia,” tuturnya.

Pratama Arhan menjadi salah satu dari 29 nama Timnas yang mengikuti training camp (TC) dan uni coba di Turki yang akan dimulai esok hari Kamis (20/12/2023).

Hal teresebut dilakukan sebagai persiapan menuju Piala Asia 2023 yang bakal bergulir di Qatar pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024.

Anak didik STY tergabung di Grup D pada Piala Asia 2023. Mereka akan bersaing dengan tim-tim kuat yakni Jepang, Irak dan Vietnam.

 

 

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal
Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut
Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Minggu, 19 April 2026 - 13:23 WIB

Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Berita Terbaru