Pesan Presiden untuk Pak Polantas, Daripada Menindak Aksi Balapan Liar, Lebih Baik Tingkatkan Sosialisasi Tertib Berlalulintas

- Jurnalis

Jumat, 31 Maret 2023 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto (kiri) mendengarkan pernyataan permintaan maaf Junawanisu Darul Azwar yang menerobos dan memotong jalur iring-iringan kendaraan kepresidenan, di kantor Poltestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (30/3/2023).  (Suara.com)

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto (kiri) mendengarkan pernyataan permintaan maaf Junawanisu Darul Azwar yang menerobos dan memotong jalur iring-iringan kendaraan kepresidenan, di kantor Poltestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (30/3/2023). (Suara.com)

1TULAH.COM-Kejadian seorang pemuda yang menerobos konvoi iring-iringan Presiden Jokowi di Makassar, Sulawesi Selatan mendapat perhatian khusus dari aparat berwajib setempat.

Belakangan Junawanisu Darul Azwar, pengendara motor yang nekat menerobos iring-iringan kendaraan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Jalan Bawakaraeng, Makassar, Sulawesi Selatan, tidak diproses hukum.

Aksi pemuda tersebut kemudian viral setelah videonya diunggah ke media sosial.

Kapolrestabes Makassar Komisaris Besar Polisi Budhi Haryanto mengatakan pemuda tersebut tidak diproses hukum setelah diamankan. Hal ini karena ada permintaan langsung dari Jokowi.

“Bapak Presiden menginginkan untuk perkara ini tidak diproses hukum. Namun, kita akan lakukan pembinaan,” kata Kapolres saat rilis bersama pelaku di halaman kantor Polres setempat, Kamis (30/3/2023).

Budhi menjelaskan kebijakan tersebut atas perintah Presiden Joko Widodo melalui pimpinan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang disampaikan kepada Kapolda Sulsel Irjen Pol. Nana Sudjana, agar permasalahan tersebut tidak di bawah ke ranah hukum.

Baca Juga :  Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

“Bapak Presiden menginginkan agar lebih mengaktifkan sosialisasi terhadap bagaimana orang berkendara dengan tertib, hingga tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” tutur dia.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (29/3/2023) sore saat kunjungan rombongan presiden melihat dan meninjau pasar tradisional Terong.

Saat itu, Presiden Jokowi bersama rombongan tiba di lokasi dan langsung turun ke pasar, sedangkan kendaraan ditumpangi presiden dalam keadaan kosong.

Rangkaian kendaraan yang kosong itu lalu melaju perlahan dan melingkar atau memutar ke titik selanjutnya untuk persiapan menjemput presiden dan rombongan.

Di saat bersamaan, iring-iringan kendaraan ini melintas di Jalan Bawakaraeng, tiba-tiba ada pengendara motor memotong persis di depan mobil kepresidenan.

“Ada seorang pengendara yang tidak tahu bahwa itu ada rombongan presiden, ia menerobos melanggar arus lalu lintas dengan melawan arus. Begitu berpapasan, bersangkutan kaget, kebingungan setelah itu melakukan cros atau memotong jalan, di situlah viral,” paparnya.

Baca Juga :  Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Atas insiden itu, petugas langsung melakukan pencarian orang tersebut, dan akhirnya berhasil diamankan tiga orang pemuda. Pria di video yang memotong jalur iring-iringan kendaraan presiden diketahui atas nama Junawanisu Darul Azwar (18).

Sedangkan dua rekannya yang ikut membantu mempreteli kendaraan motor tersebut untuk menghilangkan jejak dan barang bukti masing-masing Muhammad Haikal (25) dan Muhammad Fikri (23).

“Setelah kita lakukan penyelidikan, ternyata yang bersangkutan ini adalah anak suka balap liar,” ungkap Kapolres.

Minta Maaf

Sementara itu, Darul di hadapan wartawan menyampaikan permintaan maaf atas perbuatan yang dilakukan. Ia mengaku panik dan tidak bisa berbuat apa-apa selain menerobos dengan memotong jalur saat kejadian.

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama,” ucapnya berjanji. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Berita Terbaru