Berhasil Ditangkap Akhir Pelarian Bupati Mamberamo Telah Usai, 7 Bulan Jadi Buron KPK

- Jurnalis

Senin, 20 Februari 2023 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi di Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2023). Sumber foto : suara.com

Tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi di Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2023). Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap bupati nonaktif Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 15 Juli 2022.

Bupati Mamberamo Ricky Ham Pagawak ditangkap pada Minggu (19/2/2023).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, saat ini yang bersangkutan dalam perjalanan menuju Jakarta.

Bupati Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak, berhasil diringkus KPK setelah hampir menjadi 7 bulan buronan.

Sempat kabur ke Papua Nugini

Ricky Ham Pagawak diduga terlibat dalam suap dan penerimaan gratifikasi terkait pelaksanaan sejumlah proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah, Provinsi Papua, serta dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Praktik nakalnya tersebut mulai terendus KPK yang langsung mengerahkan tim untuk mengamankannya pada 12 Juli 2022 lalu.

Sayangnya, KPK kecolongan lantaran Ricky telah terlebih dahulu kabur ke luar negeri yakni ke Papua Nugini.

Ricky diduga berhasil kabur ke Papua Nugini melalui jalur Skouw pada 14 Juli 2022.

Baca Juga :  Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

“RHP melarikan diri ke PNG melalui Skouw pada saat dilakukan penangkapan,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangannya, Minggu (19/2/2023).

Jadi DPO

Lantaran kadung kabur ke negeri sebelah, KPK akhirnya menetapkan status DPO terhadap Ricky.

Penetapan DPO tersebut juga tertuang dalam surat bernomor: R/3992/DIK.01.02/01-23/07/2022 yang diteken Firli Bahuri selaku Ketua KPK pada Jumat, 15 Juli 2022.

KPK juga telah berkoordinasi dengan Kedubes RI di Port Moresby.

Upaya pelarian Ricky merupakan tantangan bagi KPK, sebab ia sempat dibantu oleh Dandim 1702/Jayawijaya Letkol CPN Athenius Murib dan seorang prajurit TNI AD.

KPK hadirkan sejumlah saksi: Presenter TV hingga juara Indonesian Idol

KPK telah menggeledah beberapa properti milik Bupati Mamberamo Tengah tersebut demi mengendus keberadaannya.

Adapun KPK menggeledah beberapa rumanhya yang berlokasi di Kompleks Perumahan Skyline Residence, Jayapura; Perumahan Permata Indah, Abepura, Jayapura; dan rumah kediaman yang beralamat di Jalan Kabupaten II, Bhayangkara, Jayapura Utara.

Baca Juga :  Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Bahkan, KPK sampai-sampai menghadirkan dua saksi yang tak asing di mata publik, yakni Brigita Purnawati Manohara, seorang presenter acara televisi ternama dan Nowela Elizabeth Mikelia Auparay, juara Indonesian Idol musim 2014.

Ricky ditangkap di Jayapura

Usut punya usut, lokasi terakhir Ricky bukan di luar negeri, tetapi berada di daerah Abepura, Jayapura, Papua.

KPK sontak mengerahkan tim untuk menangkap Ricky yang akhirnya berbuah keberhasilan.

“Hari Sabtu kemarin sore, diperoleh info terkait persembunyian RHP,” bunyi pengumuman yang dibuat Ketua KPK Firli Bahuri

Ricky kini tengah berada di Mako Brimob untuk ditahan dan menunggu proses hukum selanjutnya. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali di suara.com, dengan judul Jejak Pelarian Bupati Mamberamo Tengah: Kucing-kucingan Berakhir Ditangkap KPK.

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Berita Terbaru