Dampak Negatif Gunakan Fake Nails, Bisa Merangsang Pertumbuhan Jamur pada Kuku

- Jurnalis

Rabu, 25 Januari 2023 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggunaan fake nails dapat berdampak buruk loh. (Foto: freepik)

Penggunaan fake nails dapat berdampak buruk loh. (Foto: freepik)

1TULAH.COM – Setiap perempuan pasti ingin tampil cantik, tidak hanya wajah, namun badan hingga sampai ke kuku. Alhasil, sebagai besar perempuan senang melakukan perawatan terhadap bagian tubuhnya, termasuk kuku jari.

Biasanya, para perempuan akan melakukan perawatan kuku berupa manicure untuk membersihkan bahkan menghias kuku jari agar terlihat cantik.

Para perempuan juga kerap menggunakan fake nails untuk mempercantik kuku jarinya.

Tapi, tahukah kalian kalau penggunaan fake nails ini tidak sepenuhnya aman loh. Ada beberapa dampak negatif dari penggunaan kuku palsu ini sendiri.

Yuk simak sini beberapa dampak dari penggunaan fake nails.

  1. Menyebabkan Infeksi

Efek samping dari penggunaan fake nails ini bisa membuat infeks pada kuku jari. Kemudian infeksi ini juga bisa disebabkan oleh bakteri maupun jamur.

  1. Membuat kuku asli menjadi lemah
Baca Juga :  Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Untuk membersihkan kuku palsu ini tentu membutuhkan dan menggunakan cairan aseton, nah cairan aseton ono mengandung zat kimia yang membuat kuku menjadi terasa kering hingga iritasi. Puncaknya, kekuatan kuku jari akan menjadi lemah.

  1. Merangsang pertumbuhan jamur

Penggunaan fake nails ini bisa merangsang pertumbuhan jamur, bakteri dan mikrooorganisme yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan kuku jari.

Karena fake nails atau kuku palsu tersebut terbuat dari bahan-bahan yang mengandung zat kimia.

  1. Menghambat pertumbuhan kuku asli
Baca Juga :  Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Ternyata penggunaan kuku palsu ini juga membahayakan area kulit yang terletak dibawah kuku. Akibat dari pemakaian kuku palsu ini bisa menghambat pertumbuhan kuku asli karena terhalang keberadaan kuku palsu yang terpasang.

  1. Boros

Penggunaan kuku palsu ini tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, tapi juga berdampak buruk pada kondisi finansial loh.

Pasalnya, pemasangan kuku palsu ini juga harus diiringi dengan perawatan pada kuku jari, setidaknya sebulan sekali dan melakukan treatment ini tentu tidak hanya sekali dan uang yang dikeluarkan pun tidak sedikit. (Delia Anisya Fitri)

Sumber: yoursay.suara.com

Berita Terkait

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Ketahui Bahaya Konsumsi Teh Susu Berlebihan
Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus: Suyuti Syamsul Sebut Tuduhan Mudah Dipatahkan
Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus Memanas, Suyuti Syamsul Siap Lakukan Serangan Balik ke Suriansyah Halim
Berapa Durasi Ideal Olahraga Sebelum Berbuka Puasa Saat Ramadan? Ini Penjelasannya

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Minggu, 5 April 2026 - 20:10 WIB

Ketahui Bahaya Konsumsi Teh Susu Berlebihan

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:42 WIB

Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus: Suyuti Syamsul Sebut Tuduhan Mudah Dipatahkan

Senin, 23 Maret 2026 - 16:52 WIB

Dugaan Malpraktik RSUD Doris Sylvanus Memanas, Suyuti Syamsul Siap Lakukan Serangan Balik ke Suriansyah Halim

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:14 WIB

Berapa Durasi Ideal Olahraga Sebelum Berbuka Puasa Saat Ramadan? Ini Penjelasannya

Berita Terbaru