Objek Wisata Edukasi di Kalteng Lebih Dikenal Secara Internasional

- Jurnalis

Rabu, 14 Desember 2022 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi mengharapkan adanya peningkatan status rumah sakit di Kota Muara Teweh menjadi tipe B atau rumah sakit rujukan.Foto.Ingkit/1tulah.com

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi mengharapkan adanya peningkatan status rumah sakit di Kota Muara Teweh menjadi tipe B atau rumah sakit rujukan.Foto.Ingkit/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Pemerintah Daerah (Pemda) Kalteng perlu mendukung keberadaan objek wisata edukasi yang ada. Pasalnya, selama ini pengelolaannya hanya dilakukan oleh lembaga di luar pemda.

Seperti contohnya adalah objek wisata edukasi Taman Nasional Sebangau (TNS) di Kota Palangka Raya, Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di Kobar dan Kebun Raya Katingan di Kabupaten Katingan.

Padahal, objek-objek wisata edukasi tersebut mampu menarik wisatawan dari luar. Bahkan, objek wisata tersebut justru lebih dikenal secara internasional dibandingkan Provinsi Kalteng.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi mendorong, adanya upaya pengelolaan maksimal yang dilakukan oleh pemda melalui instansi terkait terhadap sektor pariwisata, khususnya wisata edukasi yang ada di Kalteng.

Menurutnya, dengan adanya pengelolaan maksimal, maka potensi wisata edukasi yang ada itu akan dapat memberikan dampak positif bagi daerah ini. Pengelolaan maksimal yang dimaksud yakni peningkatan sarana dan prasarana serta sektor pendukung objek wisata tersebut.

Baca Juga :  Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

“Sektor pendukung seperti infrastruktur jalan maupun jembatan menuju objek wisata dan fasilitas yang bisa memberikan kenyamanan dan keamana perlu ditingkatkan. Karena pada dasarnya apabila semua itu diperhatikan maka akan berdampak terhadap banyaknya kunjungan,” kata Siswandi kepada 1tulah.com,Rabu (14/12/2022).

Ia menyebutkan, di Kalteng sendiri terdapat beberapa wisata edukasi seperti kawasan Hutan Sebagau, Tangkiling di Palangka Raya, Punggu Alas di Katingan, dan lain-lain itu perlu diperhatikan terkait peningkatan sarana dan prasarana maupun fasilitas pendukungnya untuk meningkatkan kualitas dari wisata tersebut.

Dikatakannya, beberapa objek wisata tersebut bukan berarti dalam pengelolaannya selama ini tidak baik, akan tetapi hanya perlu sedikit sentuhan serta inovasi dalam pengembangannya.

Sehingga setiap objek wisata yang ada tersebut tidak hanya sebatas sebagai tempat rekreasi edukasi, namun juga bisa memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.

Baca Juga :  Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Ia mengungkapkan, adapun beberapa hal seperti perlengkapan  kelancaran transportasi, perluasan dan penambahan bangunan untuk menginap serta fasilitas wifi atau jaringan internet, merupakan sesuatu yang patut diperhatikan oleh pemerintah daerah untuk menunjang objek wisata yang ada tersebut.

Lebih jauh ia menilai, dengan adanya kenyamanan dan akses yang lebih mudah dibandingkan sekarang, tentu akan lebih mendongkrak sektor pariwisata di Kalteng, dan akan berdampak positif bagi perekonomian daerah serta masyarakat yang ada disekitarnya khususnya pelaku UMKM.

“Wisata edukasi ini penting, terutama bagi anak-anak atau pelajar untuk mempelajari alam atau flora dan faunanya. Apabila suatu objek wisata terbangun dengan baik dan memadai, otomatis akan berdampak positif pada pendapatan daerah dan juga peningkatan perekonomian masyarakat disekitar objek wisata tersebut,” ujarnya. (Ingkit)

 

 

Berita Terkait

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan
Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan
Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak
Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI
Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?
Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:39 WIB

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 November 2026 - 14:22 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak

Jumat, 6 November 2026 - 06:51 WIB

Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

Jumat, 6 November 2026 - 06:42 WIB

Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Berita Terbaru

Pelantikan puluhan pejabat  lingkup pemkab Murung Raya oleh bupati Heriyus, Jumat (6/11/2026).

Daerah

Stardian Dipercaya Pimpin Dinas PUPR Murung Raya

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:34 WIB

Pelantikan puluhan pejabat  lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya oleh bupati Heriyus, Jumat (6/11/2026).

Berita

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:38 WIB