Cek Fakta Hari Ayah yang Diperingati Tanggal 12 November

- Jurnalis

Jumat, 11 November 2022 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kenapa Hari Ayah diperingati tanggal 12 November. (Pixabay/JessicaHorkey)

Ilustrasi kenapa Hari Ayah diperingati tanggal 12 November. (Pixabay/JessicaHorkey)

1TULAH.COM – Hari Ayah dirayakan untuk mengapresiasi sosok ayah dalam keluarga atas semua pengorbanan, jerih payah dan kasih sayangnya pada kita.

Hari Ayah Nasional diperingati setiap tanggal 12 November atau sebulan sebelum Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember.

Meski, hari Ayah belum populer layaknya Hari Ibu karena baru dideklarasikan pada era Presiden SBY.

Merangkum berbagai sumber, ide awal terbentuknya Hari Ayah datang secara spontan. Kala itu, Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi atau PPIP mengadakan sayembara Menulis Surat untuk Ibu.

Tak disangka, peserta lomba melemparkan pertanyaan yang membuat penyelenggara ‘baper’, yaitu kapan sayembara serupa diadakan untuk para ayah? Berawal dari sana, PPIP lantas menggodok wacana ini dengan serius.

Baca Juga :  Pemkab Mura Dorong Generasi Cerdas dan Berkarakter, Kukuhkan Duta Baca

Faktanya, meskipun Hari Ayah kerap dirayakan secara internasional namun di Tanah Air, tak ada Hari Ayah Nasional, sehingga mereka mulai mengkaji hal ini sampai memutuskan Hari Ayah Nasional jatuh pada 12 November.

Beda dengan Hari Ayah Sedunia

Hari Ayah Nasional juga diperingati oleh negara-negara lain tapi tidak serentak di waktu yang sama. Jika kita merayakannya tanggal 12 November, maka Papua Nugini, Australia, Fiji dan Selandia Baru memilih minggu pertama di bulan September sebagai hari peringatannya.

Berjalan lebih jauh ke benua Eropa, Hari Ayah kebanyakan dirayakan di minggu kedua bulan November, seperti yang dirayakan di Indonesia. Meski begitu ada juga negara yang merayakan Hari Ayah di awal hingga pertengahan tahun seperti tanggal 19 Maret, 20 Juni dan 5 Juli.

Baca Juga :  Benarkah "Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi"? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Di luar negeri, Hari Ayah diperingati saat selesai sekolah minggu dengan memberikan setangkai bunga mawar untuk ayah. Jika sang ayah masih hidup, anak gadis akan mengirimkan mawar merah pada mereka.

Sayangnya, tak semua anak bisa merasakan kehadiran sang ayah karena beberapa sudah dipanggil sang pencipta. Untuk mengenang kasih sayangnya, anak-anak akan memberi mawar putih pada ayah mereka yang sudah meninggal dunia.

Demikian penjelasan tentang kenapa Hari Ayah diperingati tanggal 12 November. Semoga informasinya bermanfaat. (suara.com)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB