Mura Urutan ke 4 Prevalensi Balita Stunting di Kalteng

- Jurnalis

Sabtu, 9 Juli 2022 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdie M Yoseph.foto suroso/1tulah.com

Perdie M Yoseph.foto suroso/1tulah.com

1tulah.com, PURUK CAHU – Berdasarkan studi status gizi indonesia (SSGI) tahun 2021, Kabupaten Murung Raya (Mura) prevalensi balita stunting berada pada urutan ke-4 tertinggi di Kalimantan Tengah yaitu sebesar 31,8 persen. Sementara, berdasarkan hasil pendataan keluarga tahun 2021 keluarga beresiko stunting di Kabupaten Murung Raya juga sangat tinggi.

Hal ini menunjukkan, bahwa masih banyak yang harus dilakukan dan memerlukan perhatian semua pihak, untuk lebih fokus dan serius dalam rangka mencapai target nasional yang ditentukan sebesar 14 persen pada tahun 2024.

Bupati Mura Drs Perdie M Yoseph MA mengatakan, di era globalisasi saat ini, berbagai tantangan yang dihadapi oleh keluarga sangatlah besar, mulai dari bergesernya nilai dan norma serta berubahnya tata cara pola asuh anak dan balita, remaja sampai usia dewasa. Salah satu tantangan yang dihadapi dalam dunia tumbuh kembang anak-anak pada masa ini adalah terjadinya stunting.

Baca Juga :  Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

“Akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak. Stunting merupakan isu strategis dan menjadi salah satu skala prioritas di Indonesia, khususnya juga di Kabupaten Murung Raya,” kata Perdie, Jumat (8/07/2022).

Menurutnya, dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting sangat diperlukan penanganan secara holistik dan terintegrasi dari seluruh pihak, baik oleh pemerintah, pihak swasta maupun instansi dan lembaga masyarakat untuk bersama-sama berkolaborasi.

Baca Juga :  Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Lanjutnya, keluarga merupakan suatu wadah serta fondasi dasar bagi terbentuknya dan terciptanya sumber daya manusia yang sehat jasmani dan rohani dalam rangka membangun bangsa yang sehat dan sejahtera.

“Hal ini selaras dengan Program pembangunan kesejahteraan keluarga yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tujuan pembangunan Nasional dan tentunya bersinergi dengan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Murung Raya,” tukasnya. (*)

Berita Terkait

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama
Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan
Bandara Kuala Pembuang Diusulkan Masuk PSN, Alternatif Penerbangan Saat Kabut Asap
Kantor Disnakertrans Seruyan Basah Pascakebakaran, Kondisi Berkas Belum Dipastikan
Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bandara Kuala Pembuang Diusulkan Masuk PSN, Alternatif Penerbangan Saat Kabut Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kabar Baik! Korban Kebakaran di Seruyan Disiapkan Bantuan Rp50 Juta

Berita Terbaru