Lahan Tidak Produktif di Kotim Masih Sangat Luas, Hj. Darmawati: Bisa Dimanfaatkan agar Bernilai Ekonomis

- Jurnalis

Kamis, 19 Mei 2022 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj. Darmawati.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj. Darmawati.

1tulah.com, SAMPIT-Masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur diminta  kreatif dan jeli dalam mengelola lahan tidur atau lahan tidak produktif yang dimiliki.

Masyarakat sebaiknya mulai berpikir untuk berinvestasi dengan menggarap lahan, apalagi pemerintah sudah melakukan berbagai program yang tujuannya untuk mendorong perekonomian rakyat di daerah.

“Kotawaringin Timur merupakan Kabupaten yang memiliki lahan tidur yang cukup luas, Sehingga potensi lahan yang ada dapat menjadi sumber perbaikan ekonomi masyarakat itu sendiri, hanya saja tinggal mau dan tidaknya masyarakat mengelolanya untuk mengambil manfaat dari lahan tidur dan bernilai hasilnya bernilai ekonomis,” kata Anggota Komisi II DPRD Kotim, Hj, Darmawati kepada 1tulah.com, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga :  Polisi Tangkap DPO Penipuan Rekrutmen ASN Palsu di Kalimantan Tengah

Saat ini sejumlah kebutuhan pokok terutama yang bisa dihasilkan dari pertanian yang bisa dilakukan di daerah masih banyak didatangkan dari luar daerah, seperti cabe dan sayuran lainnya.

Padahal lanjutnya, jika kreatif daerah kita juga bisa menjadi pemasok bagi daerah lain “Asalkan pengelolaan lahan tersebut dilakukan dengan serius. Saya yakin akan berhasil,” ungkap Legislator Golkar itu.

Baca Juga :  Respons Cepat! Dishub Kalteng Ambil Langkah Strategis Atasi Krisis BBM dan Tekan Lonjakan Tarif Angkutan

Ia juga menegaskan akan terus mendorong setiap kreativitas dan motivasi masyarakat di Kotim untuk tetap memajukan pertanian yang adalah sektor andalan dalam menopang perekonomian nasional maupun daerah.

Oleh karena itu, pembangunan pertanian menjadi prioritas utama yang ditetapkan sebagai salah satu sektor unggulan yang senantiasa mendukung arus perdagangan dan perputaran ekonomi.

“Saya berharap agar masyarakat benar-benar dapat mengelola lahan untuk baik itu pertanian atau perkebunan. Karena saya yakin dengan potensi lahan yang ada di Kotim,” tutupnya.(Fit).

Berita Terkait

DPRD Barut Wardatun Apresiasi Kolaborasi Pemkab Raih Tiga Penghargaan
DPRD Barut Nilai Penghargaan Jadi Bukti Keseriusan Pemkab Turunkan Stunting
Sukses Tekan Stunting, Murung Raya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi
Sidang UU Peradilan Militer di MK: Aktivis Tuntut Prajurit Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum
Naruk Saritani Dukung Penuh Gerakan Indonesia ASRI di Muara Teweh
DPRD Jamilah Dukung Program Gaspol 11.12, Tekankan Peran Ibu dan Sanitasi
DPRD Barito Utara Apresiasi Nilai SPMB Bersih dan Berkualitas, H. Al Hadi: Langkah Tepat untuk Masa Depan Anak
Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:09 WIB

DPRD Barut Wardatun Apresiasi Kolaborasi Pemkab Raih Tiga Penghargaan

Rabu, 29 April 2026 - 23:01 WIB

DPRD Barut Nilai Penghargaan Jadi Bukti Keseriusan Pemkab Turunkan Stunting

Rabu, 29 April 2026 - 20:40 WIB

Sukses Tekan Stunting, Murung Raya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi

Selasa, 28 April 2026 - 23:00 WIB

Naruk Saritani Dukung Penuh Gerakan Indonesia ASRI di Muara Teweh

Selasa, 28 April 2026 - 22:54 WIB

DPRD Jamilah Dukung Program Gaspol 11.12, Tekankan Peran Ibu dan Sanitasi

Selasa, 28 April 2026 - 22:44 WIB

DPRD Barito Utara Apresiasi Nilai SPMB Bersih dan Berkualitas, H. Al Hadi: Langkah Tepat untuk Masa Depan Anak

Selasa, 28 April 2026 - 18:57 WIB

Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP

Selasa, 28 April 2026 - 16:56 WIB

Eks Aktivis ICW: Kerugian Negara Sering Bombastis di Awal, Tapi Tak Terbukti di Sidang

Berita Terbaru