Jualan Program Daerah ke Pemerintah Pusat Diapresiasi Dewan

- Jurnalis

Rabu, 5 Januari 2022 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Kotim, H. Rudianur (kiri depan).
Foto : Fit/1tulah.com

Wakil Ketua I DPRD Kotim, H. Rudianur (kiri depan). Foto : Fit/1tulah.com

1tulah.com, SAMPIT – Pandemi Covid-19 melanda sejak Maret 2020 lalu mengakibatkan anggaran pembangunan merosot. Pasalnya, kucuran anggaran dari pemerintah pusat dipangkas dan pemasukan dari pendapatan asli daerah (PAD) juga jauh berkurang akibat lesunya ekonomi.

Imbasnya, daerah harus babak belur, bahkan pembangunan sempat mandeg. Terkait itu, lobi pemerintah pusat dianggap sebagai solusi.

Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur Rudianur menyebut, salah satu kemampuan Bupati Kotim saat ini bisa mencari jalur-jalur komunikasi untuk pembangunan di daerah. Dengan menjual program-program di daerah ini diharapkan dapat membuka peluang untuk mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

“Bahkan saat menjabat sekda dulu, beliau mampu mencari peluang anggaran di kementerian untuk diarahkan ke Kotim,” kata Rudianur kepada 1tulah.com di Sampit, Rabu (5/01).

Untuk itu, pemkab saat ini berinisiatif mendatangi sejumlah kementerian untuk memaparkan program.
Harapannya, ada program-program dari kementerian yang bisa diarahkan ke Kotawaringin Timur untuk mendukung percepatan pembangunan daerah ini.

Baca Juga :  ASN Harus Menjadi Gardan Terdepan Pelayanan Masyarakat

Sebelumnya, Bupati Kotim, H Halikinnor didampingi Sekretaris Daerah Fajrurrahman menemui sejumlah menteri untuk memperjuangkan program pembangunan daerah dengan harapan mendapat bantuan dari pemerintah pusat.
Halikinnor dan Fajrurrahman bertemu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar.

Sementara itu saat ke Kementerian Pertanian, Kementerian Kominfo dan Kementerian Tenaga Kerja, mereka diterima pejabat kementerian setempat lantaran menteri sedang ada acara lain.

Berita Terkait

Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Barito Timur, Begini Penjelasan Kadis PUPR
Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Humanis di RSUD Muara Teweh
BRI Muara Teweh Kurban 1 Sapi dan 1 Ekor Kambing
Bupati H. Shalahuddin Resmi Lepas Pawai Tanglong Malam Takbiran Iduladha 1447 Hijriah
Gunakan Pos Banpres Rp100 M untuk Kurban, Langkah Prabowo Dikritik Politisi PDI-P
Salat Idul Adha 1447H di Masjid Kubah Kecubung, Anggota DPRD Kalteng Okki Maulana Harapkan Berkah bagi Peserta Kurban
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Antibusuk!
Polda Metro Jawab Tudingan di Sidang Andrie Yunus: Tidak Ada Penghentian Kasus!

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:47 WIB

Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Barito Timur, Begini Penjelasan Kadis PUPR

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:44 WIB

Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Humanis di RSUD Muara Teweh

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:01 WIB

BRI Muara Teweh Kurban 1 Sapi dan 1 Ekor Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:59 WIB

Bupati H. Shalahuddin Resmi Lepas Pawai Tanglong Malam Takbiran Iduladha 1447 Hijriah

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:53 WIB

Gunakan Pos Banpres Rp100 M untuk Kurban, Langkah Prabowo Dikritik Politisi PDI-P

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:19 WIB

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Antibusuk!

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:44 WIB

Polda Metro Jawab Tudingan di Sidang Andrie Yunus: Tidak Ada Penghentian Kasus!

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:36 WIB

Kasus Andrie Yunus: TAUD Cium Jaringan Terorganisir, 12 Pelaku Lain Belum Tersentuh

Berita Terbaru

Karyawan BRI Muara Teweh saat berkurban dan membagikan kepada masyarakt sekitar, Rabu(27/05/2026).Foto humas BRI

Muara Teweh

BRI Muara Teweh Kurban 1 Sapi dan 1 Ekor Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:01 WIB