Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitchell Baker jadi momok bagi pertahanan Bangladesh saat pertemuan dengan Timnas Indonesia pada match terakhir grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. [@ftblindonesia]

Mitchell Baker jadi momok bagi pertahanan Bangladesh saat pertemuan dengan Timnas Indonesia pada match terakhir grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. [@ftblindonesia]

1TULAH.COM-Tim Nasional Indonesia berhasil melangkah ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 setelah meraih kemenangan telak atas Bangladesh. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026) malam, skuad Garuda menggilas Bangladesh dengan skor fantastis 9-2 pada laga pamungkas Grup A.

Hasil manis ini memastikan tempat Indonesia di babak final sekaligus menjadi momen bersejarah bagi sang pelatih, John Herdman, serta sejumlah pilar muda yang untuk pertama kalinya mengantarkan Garuda ke partai pamungkas.

Pesta Gol dan Rekor Mitchell Baker

Pertandingan penutup fase grup tersebut menyajikan aksi luar biasa dari barisan penyerang Indonesia. Mitchell Baker menjadi bintang lapangan setelah mencatatkan quintuple atau lima gol dalam satu pertandingan.

Penyerang berusia 19 tahun itu mengakui bahwa laga melawan Bangladesh merupakan salah satu pertandingan paling berkesan sepanjang kariernya.

Baca Juga :  Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

“Ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Tapi saya benar-benar bangga kepada semuanya. Dukungan para suporter sangat luar biasa, mereka membantu kami melewati laga ini,” ujar Mitchell Baker seusai pertandingan.

Baker menegaskan bahwa motivasi utama seluruh pemain adalah memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. Fokusnya kini langsung tertuju pada laga final untuk mengamankan gelar juara.

Final Pertama John Herdman Bersama Garuda

Kemenangan besar ini memiliki arti khusus bagi juru taktik asal Inggris, John Herdman. Laga final mendatang akan menjadi pengalaman pertama Herdman memimpin skuad Garuda di partai puncak turnamen internasional.

Meskipun menyambut gembira keberhasilan anak asuhnya, Herdman mengingatkan bahwa perjuangan tim belum usai.

“Ini final pertama saya, final pertama Mitchell, dan bagi banyak pemain ini juga merupakan final pertama mereka. Kami ingin merayakannya, tetapi ini baru satu langkah. Masih ada satu langkah besar lagi dalam dua atau tiga hari ke depan,” kata Herdman.

Baca Juga :  Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Herdman memberikan waktu bagi Kevin Diks dan kawan-kawan untuk melakukan pemulihan kondisi serta menikmati momentum kemenangan sebelum kembali memfokuskan pikiran pada persiapan taktis.

Menanti Duel Sengit Kontra Thailand

Pada babak final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia sudah ditunggu oleh lawan tangguh, Thailand. Duel perebutan trofi bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

Herdman optimistis anak asuhnya mampu mengukir sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.

“Kami punya kesempatan untuk mengejar trofi pertama dan membuat sejarah, serta terus membuat negara ini bangga. Kami akan kembali fokus dan mengulanginya lagi di final,” tegas Herdman. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB