Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara asap mengepul dari kebun kelapa sawit dan pinang yang terbakar di Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU]

Foto udara asap mengepul dari kebun kelapa sawit dan pinang yang terbakar di Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU]

1TULAH.COM-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya pergerakan titik panas (hotspot) yang terus bertambah di beberapa provinsi pada Minggu (30/8/2026).

Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi wilayah dengan lonjakan terparah. Dalam kurun waktu satu hari, titik panas di Kalteng melonjak drastis hingga bertambah 876 titik, membuat totalnya mencapai 5.391 titik panas.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengungkapkan bahwa lonjakan ini tidak hanya memicu kekhawatiran Karhutla, tetapi juga mengganggu aktivitas harian warga akibat menurunnya kualitas udara dan jarak pandang.

“Di Kalimantan Tengah titik panas bertambah 876 titik… Jarak pandang relatif rendah antara 1 sampai 1,5 kilometer,” ungkap Berton dalam konferensi pers virtual.

Sebaran Titik Panas dan Titik Api di Pulau Kalimantan

Selain Kalimantan Tengah, BNPB memantau dinamika Karhutla di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan:

  • Kalimantan Tengah: Lonjakan 876 titik panas (Total: 5.391 titik) dengan jarak pandang sangat terbatas (1–1,5 km).

  • Kalimantan Barat: Bertambah 453 titik panas hingga mencapai akumulasi 3.824 titik. Namun, jumlah titik api (fire spot) terkonfirmasi turun dari 23 menjadi 16 titik.

  • Kalimantan Selatan: Menunjukkan tren positif dengan penurunan 279 titik panas, sehingga kini menyisakan 1.077 titik. Titik api di Kalsel juga tercatat melandai.

Baca Juga :  Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Kondisi Karhutla di Tiga Provinsi Sumatera: Riau, Sumsel, dan Jambi

Pemantauan BNPB di Pulau Sumatera menunjukkan kondisi yang bervariasi antara tren titik panas (hotspot) dan munculnya titik api aktif (fire spot):

1. Sumatera Selatan (Sumsel) Sumsel mencatatkan penurunan hotspot secara signifikan sebesar 215 titik, menjadikan total titik panas berada di angka 804. Meski hotspot turun, titik api aktif justru bertambah 8 titik menjadi 18 titik api dengan jarak pandang tersisa 2,4 kilometer.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

2. Riau Jumlah titik panas di Riau sedikit menyusut 1 poin menjadi 264 titik. Namun, fire spot mengalami kenaikan 5 titik menjadi total 12 titik api aktif, memicu kabut tipis dengan jarak pandang sekitar 5 kilometer.

3. Jambi Di Jambi, titik panas mengalami peningkatan hingga mencatatkan 135 titik hotspot. Untuk titik api aktif, BNPB mencatat posisinya masih stabil di angka 4 titik dengan jarak pandang berkisar 3,5 kilometer.

BNPB terus berkoordinasi dengan Satgas Karhutla daerah guna memaksimalkan upaya pemadaman darat maupun udara (water bombing) untuk menekan lonjakan titik api, terutama di wilayah rawan seperti Kalteng dan Sumsel. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan
Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga
Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Berita Terbaru