Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto (Instagram)

Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto (Instagram)

1TULAH.COM-Momen menarik dan penuh kehangatan terjadi di tengah agenda resmi kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Di hadapan ribuan warga pedesaan, orang nomor satu di Indonesia ini melemparkan kelakar segar kepada mantan istrinya yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.

Momen jenaka tersebut spontan mencairkan suasana dan memicu tawa para hadirin yang memadati lokasi acara.

Suasana Hangat di Peresmian Koperasi Desa Merah Putih

Peristiwa menggelitik ini terjadi saat Presiden Prabowo memberikan sambutan dalam acara Peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih yang digelar di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026).

Candaan hangat tersebut bermula ketika Presiden Prabowo tengah memaparkan materi yang cukup serius mengenai stabilitas ekonomi nasional, optimisme finansial, serta fluktuasi nilai tukar dolar yang belakangan ini menjadi sorotan publik.

Dengan gaya bicaranya yang khas dan merakyat, Prabowo meminta masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan untuk tidak perlu merasa panik atau khawatir berlebihan terhadap pergerakan mata uang asing tersebut. Menurutnya, selama pilar-pilar keuangan negara masih menunjukkan indikator yang optimis, kondisi ekonomi dalam negeri akan tetap terjaga.

“Purbaya sekarang populer banget Purbaya itu. Selama Purbaya bisa senyum tenang aja nggak usah kau kuatir itu. Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar dibilang kan,” ujar Presiden Prabowo yang langsung disambut tawa riuh para warga.

Baca Juga :  Ngeri! Taksi Air Diduga Mengangkut BBM Terbakar di DAS Barito

“Sentilan” Jenaka untuk Titiek Soeharto dan Para Pengusaha

Tidak berhenti sampai di situ, Presiden Prabowo kemudian melanjutkan kelakarnya. Ia menyebutkan bahwa pihak yang sebenarnya paling dibuat pusing oleh kenaikan nilai tukar dolar adalah mereka yang sering melakukan perjalanan ke luar negeri.

Sambil melempar senyum, pandangan Presiden langsung mengarah dan menunjuk ke arah barisan kursi tempat Titiek Soeharto duduk.

“Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri hayo siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini,” seloroh Prabowo, yang seketika membuat suasana kemitraan antar-lembaga negara itu menjadi sangat cair dan penuh kekeluargaan.

Mengabsen para Menteri dan Tokoh Kadin

Selain menggoda Titiek Soeharto, Presiden Prabowo juga melakukan “absen” secara langsung terhadap sejumlah menteri dan tokoh nasional yang hadir, khususnya mereka yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha besar. Beberapa nama yang ikut terkena giliran “disentil” secara jenaka antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

“Mana lagi ini yang menteri tapi pengusaha, coba aku cek di mana ini? Trenggono! Ah Trenggono! Ah udah nggak ke luar negeri, oh kau ke pulau-pulau Ika… oke oke oke oke. Lutfan! Tapi nggak, dia udah botak nggak apa-apa lu duduk aja di situ. Ah Anin, Anin lu pusing boleh, lu ketua pengusaha lu Kadin,” tuturnya disambut senyum simpul para pejabat yang disebut namanya.

Baca Juga :  PWI Murung Raya Bangun Kekompakan Tim Menuju Turnamen Futsal DAS Barito dan Gunung Mas

Pesan Serius Presiden: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Meskipun pidato sambutannya kali ini diwarnai dengan banyak candaan dan interaksi jenaka, Presiden Prabowo Subianto tetap menyelipkan pesan substansial dan menegaskan komitmen pemerintahannya.

Ia meminta masyarakat untuk tetap memegang rasa optimisme yang tinggi. Di akhir arahannya, Presiden menekankan bahwa pondasi atau fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kokoh, sehingga masyarakat tidak perlu mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif.

“Percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa ya, mau apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita. Percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat,” tegas Presiden Prabowo menutup arahannya dengan penuh semangat.

Momen di Nganjuk ini kembali memperlihatkan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo yang mampu mengemas isu-isu berat seputar makroekonomi menjadi komunikasi yang tak hanya mudah dipahami oleh masyarakat awam, tetapi juga diselingi humanisme yang hangat. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri
Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim
Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?
Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri
Diduga Hina Program MBG dan Terima Suap, Dua ASN Kementerian PU di Luar Negeri Dipulangkan
Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati
Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat, Tindak Lanjut Sesuai Arahan Presiden
Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:51 WIB

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:36 WIB

Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:58 WIB

Diduga Hina Program MBG dan Terima Suap, Dua ASN Kementerian PU di Luar Negeri Dipulangkan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:51 WIB

Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:33 WIB

Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat, Tindak Lanjut Sesuai Arahan Presiden

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:31 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal

Berita Terbaru