Gubernur Kalteng Minta Penanganan ODOL dan Infrastruktur Jalan Rawan Kecelakaan Dipercepat

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menghadiri Rapat Kerja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Tahun 2026 di Graha Bhayangkara Polda Kalteng. Forum tersebut membahas penguatan keselamatan lalu lintas, penanganan jalan rawan kecelakaan, hingga target Zero Accident di Kalimantan Tengah. (13/5/26)

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menghadiri Rapat Kerja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Tahun 2026 di Graha Bhayangkara Polda Kalteng. Forum tersebut membahas penguatan keselamatan lalu lintas, penanganan jalan rawan kecelakaan, hingga target Zero Accident di Kalimantan Tengah. (13/5/26)

1tulah.com, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menghadiri Rapat Kerja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Rabu (13 Mei 2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan keselamatan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan di Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Kalimantan Tengah sebagai provinsi terluas di Indonesia memiliki tantangan besar dalam pengelolaan transportasi dan keselamatan jalan. Tingginya aktivitas investasi sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan, serta meningkatnya mobilitas masyarakat dinilai berdampak langsung terhadap peningkatan arus lalu lintas di berbagai wilayah.

“Peningkatan aktivitas transportasi harus diimbangi dengan sistem keselamatan yang kuat. Keselamatan lalu lintas tidak boleh dipandang sebagai urusan sektoral semata, melainkan tanggung jawab bersama,” ujar Agustiar Sabran.

Berdasarkan data nasional tahun 2025, tercatat lebih dari 158 ribu kasus kecelakaan lalu lintas dengan sekitar 24 ribu korban meninggal dunia. Sementara di Kalimantan Tengah sendiri terjadi 1.104 kasus kecelakaan lalu lintas dengan sekitar 25 persen korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Menurut Gubernur, angka tersebut menjadi perhatian serius karena masih banyak ruas jalan nasional maupun daerah yang rawan kecelakaan akibat kondisi infrastruktur yang belum optimal.

“Masih terdapat banyak titik jalan rawan kecelakaan. Keterbatasan anggaran dan pemangkasan transfer daerah turut menjadi tantangan dalam percepatan penanganan infrastruktur jalan,” katanya.

Gubernur meminta seluruh pemangku kepentingan melakukan pemetaan detail terhadap persoalan lalu lintas, mulai dari titik rawan kecelakaan, kawasan pelanggaran tinggi, jalan rusak dan minim penerangan, kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), hingga penanganan pascakecelakaan.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 33 Tahun 2023 tentang Rencana Aksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2023–2027 sebagai dasar penguatan sistem keselamatan transportasi di daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang lebih kuat.

Gubernur turut mengajak seluruh pihak meningkatkan edukasi keselamatan berkendara, memperkuat penegakan hukum, memperbaiki infrastruktur keselamatan jalan, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pengawasan lalu lintas.

“Saya berharap forum ini mampu melahirkan solusi konkret dan sistem transportasi yang berkeselamatan, mulai dari jalan yang aman, kendaraan yang layak, pengguna jalan yang tertib, hingga penanganan pascakecelakaan yang cepat dan optimal,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak

Pada kesempatan tersebut, Gubernur memberikan apresiasi kepada Polda Kalimantan Tengah atas inisiasi penyelenggaraan forum yang dinilai menjadi langkah strategis menuju target Zero Accident dan Zero Fatality di Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa rapat kerja tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergitas seluruh pemangku kepentingan di bidang keselamatan lalu lintas.

Menurut Kapolda, tingginya angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan komprehensif dan berkelanjutan.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian bersama. Kami ingin membangun sistem yang lebih terintegrasi, termasuk pemanfaatan teknologi menuju pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Krisnanda Dwilaksana, Susilo Teguh Raharjo, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, kepala perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal, para Kasat Lantas dan Kanit Kamsel Polres se-Kalteng, serta unsur dunia usaha dan mitra transportasi.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul
Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak
Sertijab Kepala OPD Pemprov Kalteng, Linae Victoria Aden Minta Pejabat Baru Bergerak Cepat Tingkatkan Pelayanan Publik
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana melalui Sosialisasi Kajian Risiko Bencana dan Indeks Ketahanan Daerah 2026
Pemprov Kalteng Gelar Sosialisasi HARGANAS 2026, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Anak Terlindungi
Pemprov Kalteng Raih WTP 12 Kali Berturut-turut, APBD 2025 Tunjukkan Kinerja Keuangan Transparan dan Akuntabel
Komisi II DPR RI Bahas RUU Kabupaten/Kota di Kalteng, Pemprov Dorong Regulasi Baru untuk Perkuat Pemerintahan Daerah
Polda Kalteng Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Wagub Sebut Bentuk Sinergi Nyata untuk Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat GERMAS, ASN Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Kelembagaan Kedamangan, Dorong Pelestarian Budaya dan Hukum Adat Dayak

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sertijab Kepala OPD Pemprov Kalteng, Linae Victoria Aden Minta Pejabat Baru Bergerak Cepat Tingkatkan Pelayanan Publik

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:36 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana melalui Sosialisasi Kajian Risiko Bencana dan Indeks Ketahanan Daerah 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 18:36 WIB

Pemprov Kalteng Gelar Sosialisasi HARGANAS 2026, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Anak Terlindungi

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Raih WTP 12 Kali Berturut-turut, APBD 2025 Tunjukkan Kinerja Keuangan Transparan dan Akuntabel

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:37 WIB

Komisi II DPR RI Bahas RUU Kabupaten/Kota di Kalteng, Pemprov Dorong Regulasi Baru untuk Perkuat Pemerintahan Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polda Kalteng Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Wagub Sebut Bentuk Sinergi Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru