Fokus! Kredit UMKM Haguet Kalteng 2026 Dimatangkan, Dorong Pembiayaan dan Serapan Tenaga Kerja

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Kalimantan Tengah mematangkan skema kredit UMKM Haguet 2026 guna meningkatkan akses pembiayaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (20/4/26)

Pemprov Kalimantan Tengah mematangkan skema kredit UMKM Haguet 2026 guna meningkatkan akses pembiayaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (20/4/26)

1tulah.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan skema kredit UMKM Haguet Kalimantan Tengah 2026 melalui rapat pembahasan yang digelar di Ruang Rapat Bajakah Lantai II Kantor Gubernur, Senin (20 April 2026).

Rapat dipimpin oleh Plt. Asisten II Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah, sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya guna memastikan perbaikan, sinkronisasi, dan harmonisasi skema pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Dalam arahannya, Darliansjah menegaskan bahwa program ini dirancang untuk mendorong produktivitas UMKM, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kontribusi sektor usaha mikro terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja.

“Pelaksanaan program ini harus mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mitigasi risiko yang baik, sehingga tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) dapat dijaga di bawah 3 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan menjadi faktor penting, termasuk mengacu pada ketentuan POJK serta membuka peluang penerapan skema berbasis sharing interest yang telah diterapkan di daerah lain.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng: HUT ke-81 RI Harus Berdampak pada Pembangunan dan Kesejahteraan

Secara teknis, penetapan sasaran program, jumlah penerima, serta plafon kredit akan dirumuskan secara jelas dan terukur. Sebagai ilustrasi, apabila ditargetkan 3.000 nasabah dengan plafon rata-rata Rp50 juta, maka total penyaluran kredit dapat mencapai Rp150 miliar, dengan kebutuhan subsidi bunga sekitar 3 persen atau Rp4,5 miliar per tahun.

“Mekanisme penyaluran subsidi dapat dilakukan di awal maupun bertahap melalui perjanjian kerja sama, dengan penyesuaian apabila realisasi tidak mencapai target,” tambahnya.

Dalam implementasinya, pemerintah daerah akan menetapkan pilot project, melakukan proses penyaringan calon penerima oleh Dinas Koperasi dan UMKM, serta penilaian kelayakan usaha oleh Bank Kalteng bersama Jamkrida sebelum kredit disalurkan.

Selain itu, tim teknis akan segera menyusun petunjuk teknis yang terintegrasi guna memastikan keselarasan antara pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga penjamin.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kalteng

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, menyampaikan bahwa penyaluran kredit selama ini dinilai belum optimal dan kurang diminati, antara lain karena pembatasan jenis usaha dan pola penyaluran berbasis kelompok.

“Ke depan, penyaluran kredit lebih tepat diberikan kepada individu dengan sasaran usaha mikro dan kecil yang telah berjalan minimal 6 sampai 12 bulan,” ujarnya.

Perwakilan Bank Kalteng menyatakan kesiapan dalam menyiapkan analisa skema pembiayaan serta mekanisme penyaluran kredit sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah.

Pihak bank juga akan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat, sekaligus memastikan proses seleksi debitur dilakukan secara tepat guna meminimalkan risiko kredit bermasalah.

Rapat ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Ekonomi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, perwakilan OPD, Jamkrida, Otoritas Jasa Keuangan, serta jajaran Bank Kalteng.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

HUT ke-81 RI di Kalteng, Edy Pratowo Buka Lomba Olahraga Tradisional dan Permainan Rakyat
HUT ke-81 Republik Indonesia, Wagub Edy Pratowo Pimpin Upacara Penurunan Sang Merah Putih di Kalimantan Tengah
Pemprov Kalteng Bantu Warga Lewat Pasar Murah, 5.000 Sembako Harga Murah
Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kalteng
Pemprov Kalteng dan Kejati Perkuat Sinergi, Hendrizal Husin Siap Kawal Program Pembangunan
Pemprov Kalteng Perkuat Evaluasi Program Strategis Nasional, Fokus Pastikan PSN Berdampak bagi Masyarakat
Pemprov Kalteng: HUT ke-81 RI Harus Berdampak pada Pembangunan dan Kesejahteraan
Rakor PPID Kalteng 2026 Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Pelayanan Digital

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:00 WIB

HUT ke-81 Republik Indonesia, Wagub Edy Pratowo Pimpin Upacara Penurunan Sang Merah Putih di Kalimantan Tengah

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Pemprov Kalteng Bantu Warga Lewat Pasar Murah, 5.000 Sembako Harga Murah

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kalteng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Pemprov Kalteng dan Kejati Perkuat Sinergi, Hendrizal Husin Siap Kawal Program Pembangunan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Evaluasi Program Strategis Nasional, Fokus Pastikan PSN Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Pemprov Kalteng: HUT ke-81 RI Harus Berdampak pada Pembangunan dan Kesejahteraan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Rakor PPID Kalteng 2026 Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Pelayanan Digital

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Karhutla Kalteng Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, 645 Hotspot Terdeteksi

Berita Terbaru