1TULAH.COM-Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menjadi titik fokus penyampaian aspirasi rakyat. Pada Kamis (2/4/2026), puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa terkait kasus kekerasan yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Aksi yang berlangsung tertib tersebut mendapat respons positif dari pihak legislatif. Di tengah jadwal kunjungan kerja (kunker) yang padat, perwakilan dewan menyempatkan diri menemui massa untuk berdialog secara langsung.
Respons Cepat Komisi IV DPRD Kalteng
Salah satu Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Yetro Midel Yoseph, turun langsung menemui para mahasiswa di depan gedung dewan. Kehadirannya menjadi bukti keterbukaan lembaga legislatif terhadap kritik dan masukan dari elemen masyarakat.
“Kami sebagai wakil rakyat tentu berkewajiban untuk menerima aspirasi atau keinginan itu,” ujar Yetro usai menerima massa aksi.
Ia menegaskan bahwa meskipun para anggota dewan memiliki agenda kedinasan yang padat, suara mahasiswa tetap menjadi prioritas untuk didengar.
Tuntutan Massa: Keadilan untuk Andrie Yunus
Fokus utama dalam aksi ini adalah menuntut pengusutan tuntas atas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang terjadi belum lama ini. Mahasiswa menilai tindakan kekerasan terhadap aktivis merupakan ancaman bagi demokrasi dan hak asasi manusia.
Kehadiran mahasiswa di gedung DPRD diharapkan dapat menjadi:
-
Jembatan Komunikasi: Menghubungkan aspirasi masyarakat dengan instansi terkait, termasuk TNI dan kepolisian.
-
Pengawal Kasus: Memastikan agar kasus hukum yang menimpa aktivis tidak menguap begitu saja.
-
Fungsi Kontrol: Mengingatkan pemerintah dan aparat penegak hukum untuk tetap berada pada koridor keadilan.
Mekanisme Tindak Lanjut Aspirasi
Meskipun menerima tuntutan tersebut secara terbuka, Yetro Midel Yoseph menjelaskan bahwa ada mekanisme birokrasi yang harus dilalui. Pihak dewan tidak dapat serta-merta mengambil keputusan eksekutif, namun berkomitmen mengawal laporan tersebut.
“Seluruh masukan akan tetap diupayakan untuk disampaikan kepada pihak terkait, baik melalui pimpinan dewan maupun instansi lain yang memiliki kewenangan,” tambah Yetro.
Pesan untuk Aksi Damai
Pihak DPRD Kalteng mengapresiasi cara mahasiswa menyampaikan pendapat yang dinilai sangat dewasa dan teratur. Dewan mengimbau agar setiap gerakan mahasiswa ke depannya tetap menjaga kondusivitas dan ketertiban umum.
Dengan suasana yang damai, pesan-pesan substantif yang dibawa oleh mahasiswa diharapkan dapat diterima dengan lebih jernih dan ditindaklanjuti secara maksimal oleh para pemangku kebijakan di Kalimantan Tengah. (Ingkit)

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)



















