KPK Perketat Pengawasan Tiga Sektor Rawan Korupsi di Jateng

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gedung KPK.

Ilustrasi Gedung KPK.

1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi memperketat pengawasan di Jawa Tengah dengan memfokuskan perhatian pada tiga sektor yang dinilai paling rawan praktik korupsi.

Pengawasan ini dilakukan mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota sebagai respons atas meningkatnya sorotan terhadap tata kelola pemerintahan di wilayah tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Ely Kusumastuti, menjelaskan bahwa sektor yang menjadi prioritas meliputi perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta praktik jual beli jabatan.

Baca Juga :  Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Ia menegaskan, pendekatan yang digunakan kini lebih menitikberatkan pada pendalaman substansi, tidak hanya sebatas evaluasi administratif.

KPK juga mengingatkan para kepala daerah agar penggunaan anggaran negara benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat dan bebas dari konflik kepentingan.

Langkah ini diperkuat setelah adanya pembekalan kepada kepala daerah dan DPRD di Jawa Tengah pada 30 Maret 2026.

Baca Juga :  Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru

Pengetatan pengawasan ini dinilai penting menyusul sejumlah kasus operasi tangkap tangan yang menjerat kepala daerah, termasuk Sudewo, Fadia Arafiq, dan Syamsul Auliya Rachman.

KPK berharap langkah ini mampu menekan potensi penyimpangan secara signifikan di wilayah Jawa Tengah.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Berita Terbaru