1tulah.com, Palangka Raya – Peran orang tua dalam mengarahkan tumbuh kembang anak dinilai semakin krusial di tengah derasnya arus teknologi digital. Akses mudah terhadap gawai, media sosial, dan internet membawa peluang sekaligus risiko bagi generasi muda jika tidak diimbangi dengan pendampingan yang tepat.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Sugiyarto, menekankan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam mengawasi serta mengarahkan penggunaan teknologi oleh anak-anak. Menurutnya, kemudahan akses informasi dapat berdampak positif, namun juga berpotensi menimbulkan pengaruh negatif apabila tidak dikontrol.
“Orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga harus membimbing mereka dalam memilih tontonan dan konten yang layak dikonsumsi,” ujar Sugiyarto, Senin (16 Februari 2026).
Ia menambahkan, tanpa pengawasan yang memadai, anak-anak dapat terpapar konten yang tidak sesuai dengan usia maupun nilai-nilai budaya masyarakat. Karena itu, pendampingan orang tua menjadi benteng utama dalam menjaga perkembangan mental dan karakter anak.
Selain pengawasan digital, Sugiyarto juga menyoroti pentingnya penanaman nilai-nilai dasar, seperti sopan santun, adab, dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus diperkuat agar tidak terkikis oleh perubahan zaman dan pola pergaulan yang semakin terbuka.
“Bimbingan dari orang tua sangat diperlukan agar anak-anak tetap mengingat pentingnya adab, sopan santun, serta penguatan nilai keagamaan sebagai dasar pembentukan karakter,” tegasnya.
Ia menilai, penguatan aspek keagamaan dapat menjadi fondasi moral yang kokoh bagi anak dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif dari dunia digital. Dengan pembinaan yang konsisten, anak-anak diharapkan mampu bersikap bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Sugiyarto juga menekankan perlunya sinergi antara orang tua, lingkungan, dan lembaga pendidikan dalam membina generasi muda. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mencetak anak-anak yang berkarakter, beretika, serta bertanggung jawab di era modern.(*)
Penulis: Hewu
























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

