Waspada Cuaca Ekstrem 15-21 Februari 2026: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Berbagai Wilayah

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cuaca ekstrem. [Antara]

Ilustrasi cuaca ekstrem. [Antara]

1TULAH.COM-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan curah hujan signifikan di sejumlah wilayah Indonesia. Periode 15 hingga 21 Februari 2026 diprediksi akan menjadi puncak dinamika atmosfer yang memicu cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat hingga angin kencang.

Mengapa Curah Hujan Meningkat Signifikan?

Menurut Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, peningkatan aktivitas awan hujan ini dipicu oleh beberapa faktor atmosfer yang terjadi secara bersamaan:

  1. Penguatan Monsun Asia: Aliran angin baratan yang dominan mempercepat pertumbuhan awan konvektif, terutama di bagian barat dan selatan Indonesia.

  2. Madden-Julian Oscillation (MJO): Saat ini berada pada fase Samudra Hindia yang mendukung kelembapan tinggi.

  3. Gelombang Atmosfer: Adanya aktivitas gelombang Kelvin dan Rossby yang memperkuat pembentukan titik konvergensi (perlambatan dan belokan angin).

“Kombinasi faktor-faktor tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang, lebat, hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Andri Ramdhani (15/2/2026).

Jadwal dan Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem

BMKG membagi peringatan dini ini ke dalam beberapa rentang waktu sebagai berikut:

Baca Juga :  KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

15 – 16 Februari 2026

  • Sumatra: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung.

  • Jawa & Bali: Banten, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali.

  • Nusa Tenggara: NTB.

  • Sulawesi & Papua: Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, Papua.

17 – 18 Februari 2026

  • Sumatra: Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

  • Jawa & Bali: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali.

  • Nusa Tenggara & Kalimantan: NTB, Kalimantan Timur.

  • Sulawesi: Sulawesi Utara.

19 – 21 Februari 2026

  • 19 Februari: Kep. Bangka Belitung, Sumatra Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Pegunungan.

  • 20-21 Februari: Fokus hujan lebat berlanjut di Sumatra Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Baca Juga :  Pemkab Mura Siapkan Dua Skema Beasiswa melalui Kartu Hebat Mahasiswa

Imbauan BMKG: Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Plh. Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memitigasi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Panduan Keselamatan bagi Masyarakat:

  • Hindari Lokasi Berisiko: Menjauhlah dari daerah aliran sungai (DAS), lereng rawan longsor, dan titik-titik rawan banjir saat hujan turun.

  • Pantau Informasi Terkini: Pengguna transportasi laut (nelayan/operator pelayaran) dan udara diimbau selalu mengecek update cuaca BMKG.

  • Langkah Mitigasi: Pemerintah daerah diharapkan memperkuat struktur drainase dan kesiapan personel evakuasi sesuai karakteristik kerentanan wilayah masing-masing.

Tetap waspada namun jangan panik. Pastikan Anda selalu mengakses informasi resmi dari kanal BMKG melalui aplikasi InfoBMKG atau situs resmi untuk mendapatkan data real-time. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi
Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Berita Terbaru

Sekda Mura, Lynda Kristiane, saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Jamkrida Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring melalui Zoom dari Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (30/10/2026).

Berita

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB