Komisi III DPRD Kalteng Dorong Percepatan Pembangunan SPPG: Kunci Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis!

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto.Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif penting untuk meningkatkan status gizi masyarakat, namun implementasinya di lapangan masih menghadapi tantangan.

Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menyoroti permasalahan utama, yaitu ketidakmerataan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah provinsi.

Guna memastikan program MBG dapat menjangkau seluruh penerima manfaat, Komisi III DPRD Kalteng secara tegas mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan SPPG di seluruh kabupaten dan kota.

Sorotan Ketua Komisi III: Ketimpangan Jumlah SPPG di Kalteng

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto, mengungkapkan kekhawatiran mendalamnya terkait disparitas jumlah SPPG yang ada saat ini. Menurutnya, ketimpangan ini menjadi hambatan utama yang menyebabkan program MBG belum dapat menjangkau seluruh penerima manfaat, terutama yang berada di daerah-daerah terpencil.

“Kalteng masih berharap SPPG segera bertambah sehingga bisa menjangkau seluruh penerima manfaat,” ujar Sugiyarto, Senin (17/11/2025).

Sugiyarto mencontohkan kondisi di beberapa wilayah yang masih sangat minim fasilitas penunjang program ini. Misalnya, Kabupaten Lamandau yang baru memiliki satu SPPG, jumlah yang sangat jauh berbeda dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya yang mungkin memiliki dua atau tiga SPPG.

Baca Juga :  Heriyus: Bakah Bawe Jadi Wajah Pariwisata Murung Raya

“Ini kan masih sangat kecil, beberapa kabupaten masih minim seperti Lamandau baru satu, kemudian yang di kota besar dua atau tiga SPPG,” jelasnya.

Evaluasi Mendesak untuk Pemerataan Layanan

Minimnya dan ketidakmerataan SPPG ini, menurut Sugiyarto, secara langsung menghambat percepatan layanan program MBG yang tujuan utamanya adalah memperbaiki pemenuhan gizi masyarakat Kalteng secara keseluruhan.

Oleh karena itu, ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh dari pihak eksekutif agar pembangunan SPPG dapat diatur dan dilaksanakan dengan prinsip pemerataan di seluruh wilayah Kalteng. Pemerataan ini penting agar tidak ada warga yang terlewatkan dari manfaat program MBG hanya karena keterbatasan infrastruktur layanan.

Dampak Signifikan dari Penambahan dan Pemerataan SPPG

Dengan adanya penambahan dan pemerataan SPPG di seluruh wilayah Kalteng, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dalam upaya:

  • Meningkatkan status gizi masyarakat secara merata, dari perkotaan hingga pedesaan.

  • Mempercepat penyaluran bantuan gizi kepada kelompok sasaran.

  • Memperkuat jaringan pelayanan pemenuhan gizi di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga :  Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, DPRD Kalteng Ingatkan Potensi Karhutla di Kotim

Dorongan dari Komisi III DPRD Kalteng ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan konkret dalam mengatasi ketimpangan infrastruktur layanan gizi.

Masa Depan Gizi Merata di Kalimantan Tengah

Langkah tegas Komisi III DPRD Kalteng yang dipimpin oleh Sugiyarto untuk mendorong percepatan pembangunan SPPG adalah bukti komitmen legislatif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ketersediaan infrastruktur layanan gizi yang memadai dan merata adalah kunci sukses agar program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat maksimal, mewujudkan status gizi masyarakat yang lebih baik di seluruh pelosok Provinsi Kalimantan Tengah. (Ingkit)

Berita Terkait

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Berita Terbaru