1TULAH.COM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif penting untuk meningkatkan status gizi masyarakat, namun implementasinya di lapangan masih menghadapi tantangan.
Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menyoroti permasalahan utama, yaitu ketidakmerataan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah provinsi.
Guna memastikan program MBG dapat menjangkau seluruh penerima manfaat, Komisi III DPRD Kalteng secara tegas mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan SPPG di seluruh kabupaten dan kota.
Sorotan Ketua Komisi III: Ketimpangan Jumlah SPPG di Kalteng
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto, mengungkapkan kekhawatiran mendalamnya terkait disparitas jumlah SPPG yang ada saat ini. Menurutnya, ketimpangan ini menjadi hambatan utama yang menyebabkan program MBG belum dapat menjangkau seluruh penerima manfaat, terutama yang berada di daerah-daerah terpencil.
“Kalteng masih berharap SPPG segera bertambah sehingga bisa menjangkau seluruh penerima manfaat,” ujar Sugiyarto, Senin (17/11/2025).
Sugiyarto mencontohkan kondisi di beberapa wilayah yang masih sangat minim fasilitas penunjang program ini. Misalnya, Kabupaten Lamandau yang baru memiliki satu SPPG, jumlah yang sangat jauh berbeda dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya yang mungkin memiliki dua atau tiga SPPG.
“Ini kan masih sangat kecil, beberapa kabupaten masih minim seperti Lamandau baru satu, kemudian yang di kota besar dua atau tiga SPPG,” jelasnya.
Evaluasi Mendesak untuk Pemerataan Layanan
Minimnya dan ketidakmerataan SPPG ini, menurut Sugiyarto, secara langsung menghambat percepatan layanan program MBG yang tujuan utamanya adalah memperbaiki pemenuhan gizi masyarakat Kalteng secara keseluruhan.
Oleh karena itu, ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh dari pihak eksekutif agar pembangunan SPPG dapat diatur dan dilaksanakan dengan prinsip pemerataan di seluruh wilayah Kalteng. Pemerataan ini penting agar tidak ada warga yang terlewatkan dari manfaat program MBG hanya karena keterbatasan infrastruktur layanan.
Dampak Signifikan dari Penambahan dan Pemerataan SPPG
Dengan adanya penambahan dan pemerataan SPPG di seluruh wilayah Kalteng, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dalam upaya:
-
Meningkatkan status gizi masyarakat secara merata, dari perkotaan hingga pedesaan.
-
Mempercepat penyaluran bantuan gizi kepada kelompok sasaran.
-
Memperkuat jaringan pelayanan pemenuhan gizi di tingkat kabupaten/kota.
Dorongan dari Komisi III DPRD Kalteng ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan konkret dalam mengatasi ketimpangan infrastruktur layanan gizi.
Masa Depan Gizi Merata di Kalimantan Tengah
Langkah tegas Komisi III DPRD Kalteng yang dipimpin oleh Sugiyarto untuk mendorong percepatan pembangunan SPPG adalah bukti komitmen legislatif terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ketersediaan infrastruktur layanan gizi yang memadai dan merata adalah kunci sukses agar program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat maksimal, mewujudkan status gizi masyarakat yang lebih baik di seluruh pelosok Provinsi Kalimantan Tengah. (Ingkit)

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)


![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-225x129.jpg)
















