Ikuti Seminar Gerakan Cinta Alquran, Legislator Barut Haji Tajeri: Terpenting Kendalikan Diri, Jangan Tenggelam di Era Digital

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Legislator DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Tajeri [pojok kanan] saat mengikuti Seminar Gerakan Cinta Alquran di Balai Antang, Rabu, 19 November 2025. Foto: Ahya/kaltenglima.com

Legislator DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Tajeri [pojok kanan] saat mengikuti Seminar Gerakan Cinta Alquran di Balai Antang, Rabu, 19 November 2025. Foto: Ahya/kaltenglima.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Legislator DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Tajeri, menyebutkan pegangan terpenting menghadapi tantangan negatif budaya era digital terletak pada kemampuan setiap orang harus bisa mengendalikan diri agar tidak tenggelam.

Hal ini diungkapkannya saat mengikuti Seminar Gerakan Cinta Alquran di Balai Antang, Rabu, 19 November 2025.

Legislator Haji Tajeri berkata dari mengutip apa disampaikan Rektor UIN Banjarmasin, Prof DR H Mujiburrahman, MA, salah satu narasumber pada seminar itu.

Haji Tajeri bilang, seperti apa yang diterangkan Prof Mujiburrahman, saat ini di tengah kemajuan teknologi digital seperti di posisi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, membawa banyak manfaat, namun di sisi lain, bisa menjadi berhala baru jika tidak dimanfaatkan dengan baik dan benar.

“Sisi lain ini tergantung pengendalian diri kita masing-masing. Apabila kita tidak dapat mengendalikan pemanfaatan teknologi digital dengan baik dan benar, tidak menutup kemungkinan bisa menjadi berhala,” ujar Haji Tajeri.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Politisi asal Partai Gerindra Barut ini menganalogikan kehidupan di era digital seperti hidup di akhir tsunami penuh dengan sampah, juga air keruh. Penganalogian ini dia gunakan menjelaskan betapa luasnya informasi, termasuk hoaks berpusat di dunia maya.

“Sebagai insan yang lemah, kita diharapkan menerima informasi harus menggunakan akal sehat. Sekarang ini banyak informasi atau berita hoaks,” jelasnya.

Selain itu dia juga mengingatkan tentang budaya pamer atau riya yang marak di media sosial. Perilaku seperti ingin dipuji, pamer harta, dan pangkat, menurutnya, bertentangan dengan ajaran agama.

“Saya yakin semua agama tidak mengajarkan sifat riya. Kemungkinan orang seperti ini tidak sadar siapa kita sebenarnya, harta dan tahta hanya titipan Ilahi,” jelas Haji Tajeri.

Namun pada posisi positifnya, Haji Tajeri juga mengakui dunia digital memiliki banyak manfaat yang tidak bisa disangkal, seperti kemudahan dalam transaksi perbankan, pengiriman uang yang cepat, dan akses informasi yang instan.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

“Dunia terasa sempit oleh karena adanya alat yang serba digital, komunikasi lancar dan mudah, sangat banyak manfaatnya. Tinggal kita saja yang bisa memanfaatkan dengan baik dan benar,” ujarnya.

Di samping itu, dia juga memaparkan contoh mudarat budaya digital, seperti maraknya kasus pinjaman online (pinjol) ilegal yang merugikan banyak orang, serta praktik judi online.

Pada akhirnya, Haji Tajeri kembali menegaskan penyaring atau filter terpenting di era digital kembali pada individu masing-masing.

“Jadi menurut saya, apakah kita bisa memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang benar, semua tergantung pada diri masing-masing,” tuntas legislator Haji Tejeri mengakhiri.

Editor: Aprie

Berita Terkait

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025: Pemprov Raih WTP 12 Kali Beruntun
Sri Neni Trianawati: Car Free Day Wujud Komitmen Pemkab untuk Masyarakat
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
DPRD Barito Utara Gelar RDP PETI, WPR Jadi Salah Satu Keputusan
DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata
Ketua DPRD Barito Utara Apresiasi WTP ke-11, Minta Pemkab Jangan Lengah untuk Dipertahankan
Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 04:21 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025: Pemprov Raih WTP 12 Kali Beruntun

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Neni Trianawati: Car Free Day Wujud Komitmen Pemkab untuk Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 18:50 WIB

DPRD Barito Utara Gelar RDP PETI, WPR Jadi Salah Satu Keputusan

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:27 WIB

Ketua DPRD Barito Utara Apresiasi WTP ke-11, Minta Pemkab Jangan Lengah untuk Dipertahankan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:36 WIB

Serap Aspirasi di Kotim dan Seruyan, Ferry Khaidir: Warga Dapil II Mayoritas Minta Perbaikan Infrastruktur Dasar

Berita Terbaru