IHSG Menguat ke 7.963 di Awal Perdagangan, Didorong Sentimen Positif Global & Domestik

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka sesi perdagangan Selasa, 16 September 2025, dengan performa yang positif, melanjutkan tren penguatan yang terjadi sebelumnya. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG sempat menguat ke level 7.963 sebelum sedikit terkoreksi dan bertahan di zona hijau pada level 7.962, menguat 0,32% pada pukul 09.03 WIB.

Penguatan ini didukung oleh volume perdagangan yang signifikan. Tercatat, sebanyak 2,16 miliar saham diperdagangkan dengan total nilai transaksi mencapai Rp 1,03 triliun dalam 117.400 kali frekuensi transaksi. Sentimen positif terlihat jelas dari pergerakan saham, di mana 319 saham mengalami kenaikan, sementara hanya 141 saham yang melemah, dan 496 saham tidak bergerak.

Beberapa saham yang menjadi motor penggerak penguatan ini atau Top Gainers pada awal sesi perdagangan antara lain AADI, AALI, ADES, ADMF, ANTM, BREN, DSSA, DWGL, IMPC, MKPI, MLPT, dan PTRO.

Baca Juga :  Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Sentimen Global dan Domestik Mendorong Kenaikan

Pergerakan IHSG yang solid ini tidak terlepas dari kombinasi sentimen positif, baik dari dalam maupun luar negeri.

1. Sentimen Positif dari Pasar Global

Penguatan IHSG sejalan dengan tren positif di bursa global, khususnya Wall Street. Tiga indeks utama Amerika Serikat kompak menguat pada perdagangan Senin waktu setempat:

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,11% ke 45.883.
  • S&P 500 menguat 0,47% ke 6.615.
  • Nasdaq melonjak 0,94% ke 22.348.

Kenaikan bursa global ini memberikan optimisme kepada investor di pasar domestik bahwa prospek pertumbuhan ekonomi global masih terjaga.

2. Katalis Utama dari Dalam Negeri: Stimulus Ekonomi

Di dalam negeri, momentum positif didorong oleh optimisme investor terhadap paket stimulus 8+4+5 yang baru saja diresmikan oleh pemerintah. Stimulus ini dirancang untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Seperti yang disampaikan oleh BRI Danareksa Sekuritas dalam laporan risetnya, “Optimisme terhadap stimulus yang digelontorkan pemerintah menjadi katalis utama yang menopang IHSG.”

Proyeksi Pergerakan IHSG Selanjutnya

Berdasarkan riset dari BRI Danareksa Sekuritas, penguatan IHSG berpotensi berlanjut dan akan menguji area resistance terdekat di level 7.970–8.000. Level ini menjadi target psikologis bagi para pelaku pasar. Jika IHSG mampu menembus level tersebut, ada kemungkinan tren penguatan akan terus berlanjut.

Penting bagi investor untuk memantau pergerakan saham yang menjadi motor penggerak indeks, terutama yang masuk dalam daftar Top Gainers, dan memperhatikan perkembangan kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi iklim investasi di Indonesia.

Apakah tren positif ini akan berlanjut sepanjang hari ini, dan mampukah IHSG menembus level resistance 8.000? (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru