TNI Upayakan Pidana Ferry Irwandi, Koalisi Masyarakat Sipil: “Ini Bentuk Kriminalisasi dan Intimidasi”

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Dansatsiber TNI, Brigjen Juinta Omboh Sembiring dan Ferry Irwandi. (Tangkapan layar/ist)

Kolase foto Dansatsiber TNI, Brigjen Juinta Omboh Sembiring dan Ferry Irwandi. (Tangkapan layar/ist)

1TULAH.COM-Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan melayangkan kecaman keras terhadap upaya Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memidanakan Ferry Irwandi. Langkah ini dinilai sebagai tindakan intimidasi terhadap kebebasan sipil dan bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Kecaman ini muncul setelah Komandan Satuan Siber Mabes TNI, Brigjen Juinta Omboh Sembiring, terlihat mendatangi Polda Metro Jaya untuk berkonsultasi terkait laporan pidana terhadap Ferry Irwandi.

Sinyal Intimidasi dari Kehadiran Petinggi Militer

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhamad Isnur, yang mewakili koalisi, menilai kehadiran sejumlah petinggi militer di kantor polisi mengirimkan sinyal bahaya. Menurut Isnur, hal ini menunjukkan bahwa institusi militer sedang berusaha menekan kebebasan sipil warga negara.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

“Kehadiran Komandan Pusat Polisi Militer, Kepala Pusat Penerangan, dan Komandan Satuan Siber menimbulkan kesan bahwa institusi militer sedang berupaya menggunakan kekuatan negara untuk menekan kebebasan sipil warga negara,” ujar Isnur dalam keterangannya, Selasa (9/9/2025).

Koalisi menegaskan bahwa upaya ini merupakan kriminalisasi terhadap masyarakat sipil. Lebih ironisnya, menurut Isnur, pihak TNI tidak menjelaskan secara rinci tuduhan yang dialamatkan kepada Ferry, selain menyebut pernyataan yang pernah ia lontarkan tentang “algoritma internet.”

Pelanggaran Hukum dan Batasan Tugas Militer

Koalisi juga menyoroti aspek hukum dari upaya pelaporan ini. Isnur menjelaskan bahwa rencana pelaporan atas dasar pencemaran nama baik ini secara jelas bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 105/PUU-XXII/2024. Putusan tersebut secara tegas mengecualikan lembaga pemerintah, institusi, dan korporasi dari pihak yang dapat mengadukan pasal pencemaran nama baik.

Baca Juga :  Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Lebih lanjut, koalisi menilai langkah TNI ini berpotensi mengaburkan batas antara tugas militer dan ranah sipil. Isnur menegaskan bahwa tugas pokok TNI adalah menjaga pertahanan negara dan memerangi musuh, bukan memerangi warga negara yang menyampaikan kritik atau analisis di ruang publik.

“Tugas pokok TNI adalah menjaga pertahanan negara dengan memerangi musuh, bukan memerangi warga yang menyampaikan kritik atau analisis di ruang publik,” pungkas Isnur. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru