Zulfadhli: Ketua DPRA yang Menggemparkan, Mengapa Ia Setuju Aceh Pisah?

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR Aceh Zulfadhli [Foto:Fazliana| MODUSACEH.CO]

Ketua DPR Aceh Zulfadhli [Foto:Fazliana| MODUSACEH.CO]

1TULAH.COM-Satu nama kini menjadi pusat gempa politik nasional: Zulfadhli. Sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), ia tiba-tiba berubah dari seorang politisi regional menjadi figur paling kontroversial di Indonesia.

Penyebabnya adalah sebuah pernyataan yang menggegerkan, diucapkannya di hadapan ribuan demonstran: ia setuju Aceh pisah dari Indonesia.

Pernyataan ini bukan sekadar kesalahan bicara. Ini adalah pertaruhan politik tingkat tinggi yang kini menempatkan Zulfadhli di persimpangan jalan—apakah ia akan menjadi pahlawan bagi rakyatnya atau dicap sebagai musuh bagi negaranya. Kalimat yang mengguncang Istana ini lahir dari situasi yang sangat genting, saat ia dihadapkan pada lautan massa yang marah dan menuntut referendum.

Siapa Sebenarnya Zulfadhli?

Zulfadhli bukanlah politisi kemarin sore. Sebagai Ketua DPRA, ia adalah pemimpin legislatif di provinsi yang memiliki status otonomi khusus, sebuah status yang lahir dari sejarah konflik panjang. Ia dikenal sebagai politisi yang sangat memahami denyut nadi dan sentimen masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Buka Bimtek SRIKANDI, Heriyus : Perkuat Transformasi Digital Kearsipan Daerah

Karakternya bisa dibaca sebagai seorang populis, seorang pemimpin yang lebih mengutamakan aspirasi langsung dari rakyatnya di atas segalanya, bahkan jika itu harus berbenturan dengan konstitusi negara. Zulfadhli adalah produk dari politik lokal Aceh yang sangat khas, di mana isu identitas dan sejarah perjuangan selalu menjadi bara dalam sekam.

Latar belakangnya sebagai mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada tahun 1997 juga memberikan konteks pada pernyataannya. Setelah perdamaian Helsinki, ia memilih jalur politik dan berhasil menjabat sebagai Ketua DPRA, dipercaya oleh Partai Aceh.

Motif di Balik Pernyataan yang Viral

Pernyataan Zulfadhli ini melahirkan satu pertanyaan terbesar yang kini diperdebatkan di seluruh negeri: apakah ia tulus memperjuangkan aspirasi rakyat, atau ini hanya sebuah taktik politik untuk meredam amarah massa?

Baca Juga :  KPK Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Tahanan Febrie Adriansyah

Dalam sebuah demonstrasi di depan gedung DPRA, Zulfadhli menghadapi massa yang menuntut penolakan pembangunan batalion baru di Aceh.

Alih-alih hanya meneken tuntutan, ia justru menantang massa untuk menambahkan poin “Aceh pisah dari pusat” agar ia bisa ikut menandatanganinya. Meskipun poin tersebut tidak ditambahkan oleh demonstran, kalimatnya sudah viral dan menimbulkan reaksi keras.

Apapun motifnya, Zulfadhli kini telah menempatkan dirinya di pusat perhatian publik. Ia akan menghadapi tekanan hebat dari Jakarta, sekaligus berpotensi dielu-elukan sebagai pahlawan oleh sebagian rakyat Aceh. Nasibnya, dan mungkin juga nasib Aceh, kini berada di ujung tanduk. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Minta Aparatur Negara Ubah Tata Kelola Pemerintahan Demi Kepercayaan Publik
KPK Gelar OTT Besar-besaran di 3 Kota, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Turut Diamankan
Marak Pengadilan Jalanan: Krisis Kepercayaan Hukum atau Frustrasi?
Uji Materi UU PIHU di MK: DPR Pastikan Umrah Mandiri Beserta Keluarga Tidak Dipidana
Pemadaman Listrik Bergilir Berulang, Komisi II DPRD Kalteng Desak PLN Kalselteng Beri Penjelasan Jujur
Dukung Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah, Sudarsono: Demi Pembelajaran Kondusif!
Bupati Heriyus Cek Persiapan HUT Murung Raya
Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:52 WIB

Presiden Prabowo Minta Aparatur Negara Ubah Tata Kelola Pemerintahan Demi Kepercayaan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:22 WIB

Marak Pengadilan Jalanan: Krisis Kepercayaan Hukum atau Frustrasi?

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:39 WIB

Uji Materi UU PIHU di MK: DPR Pastikan Umrah Mandiri Beserta Keluarga Tidak Dipidana

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir Berulang, Komisi II DPRD Kalteng Desak PLN Kalselteng Beri Penjelasan Jujur

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Dukung Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah, Sudarsono: Demi Pembelajaran Kondusif!

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:01 WIB

Bupati Heriyus Cek Persiapan HUT Murung Raya

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP

Berita Terbaru