Penegakan Hukum untuk Korban Demonstrasi: Komnas HAM Turun Tangan!

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo Berdarah Renggut 10 Nyawa, Komnas HAM Desak Brutalitas Aparat Diusut Tuntas!

Demo Berdarah Renggut 10 Nyawa, Komnas HAM Desak Brutalitas Aparat Diusut Tuntas!

1TULAH.COM-Demonstrasi yang meletus di berbagai daerah di Indonesia sejak 25 Agustus 2025 telah menyisakan duka mendalam. Aksi yang seharusnya menjadi wadah penyampaian aspirasi ini justru berujung pada kekerasan yang memakan korban jiwa dan luka-luka.

Data dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebutkan, setidaknya 10 korban tewas dan sejumlah korban luka-luka telah berjatuhan.

Merespons tragedi ini, Komnas HAM mendesak adanya penegakan hukum yang tegas bagi para pelaku kekerasan. Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menyatakan bahwa dugaan kuat para korban tewas dan terluka adalah akibat kebrutalan aparat saat mengamankan aksi.

“Kami juga ingin mendorong aparat penegakan hukum untuk melakukan proses penegakan hukum, terutama bagi para korban yang meninggal dunia dan mengalami luka-luka yang diduga itu disebabkan oleh kekerasan oleh aparat,” ujar Anis Hidayah.

Baca Juga :  DP3ADALDUKKB Mura Fokus Cegah Kasus Baru Stunting melalui Penguatan Kader

Korban Berjatuhan di Berbagai Kota

Aksi demonstrasi yang menolak tunjangan anggota DPR ini meluas ke berbagai kota. Sepuluh korban jiwa tersebar di berbagai wilayah, antara lain Jakarta, Yogyakarta, Solo, Makassar, Semarang, dan Manokwari.

Komnas HAM merinci nama-nama korban yang tewas, yaitu:

  • Affan Kurniawan (Jakarta)
  • Andika Lutfi Falah (Jakarta)
  • Rheza Sendy Pratama (Yogyakarta)
  • Sumari (Solo, Jawa Tengah)
  • Saiful Akbar (Makassar, Sulawesi Selatan)

Investigasi Menyeluruh Terus Berjalan

Komnas HAM tidak tinggal diam. Mereka telah memulai investigasi, terutama terkait kematian Affan Kurniawan di Jakarta. Diduga, Affan tewas setelah terlindas rantis Brimob saat mengendarai ojek daring. Komnas HAM telah memeriksa tujuh terduga pelaku dan saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti tambahan.

Untuk kasus-kasus korban lainnya, Komnas HAM akan berkolaborasi dengan lembaga nasional HAM lain untuk membentuk tim investigasi. Hal ini dilakukan mengingat banyaknya kasus kematian dan luka-luka yang terjadi secara bersamaan.

Baca Juga :  Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP

Selain penegakan hukum, Komnas HAM juga mendesak pemerintah untuk memenuhi hak pemulihan bagi para korban tewas dan luka-luka. Pemulihan ini juga harus diberikan kepada para peserta aksi yang ditangkap dan ditahan secara sewenang-wenang.

Mendorong Keadilan untuk Para Korban

Peristiwa ini menjadi catatan hitam bagi penegakan HAM di Indonesia. Desakan Komnas HAM untuk melakukan investigasi dan penegakan hukum yang transparan diharapkan dapat membawa keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.

Langkah ini juga menjadi pengingat penting bagi aparat keamanan untuk selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam mengamankan aksi demonstrasi, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Marak Pengadilan Jalanan: Krisis Kepercayaan Hukum atau Frustrasi?
Uji Materi UU PIHU di MK: DPR Pastikan Umrah Mandiri Beserta Keluarga Tidak Dipidana
Pemadaman Listrik Bergilir Berulang, Komisi II DPRD Kalteng Desak PLN Kalselteng Beri Penjelasan Jujur
Dukung Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah, Sudarsono: Demi Pembelajaran Kondusif!
Bupati Heriyus Cek Persiapan HUT Murung Raya
Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 
Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP
KPK Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Tahanan Febrie Adriansyah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:22 WIB

Marak Pengadilan Jalanan: Krisis Kepercayaan Hukum atau Frustrasi?

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:39 WIB

Uji Materi UU PIHU di MK: DPR Pastikan Umrah Mandiri Beserta Keluarga Tidak Dipidana

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir Berulang, Komisi II DPRD Kalteng Desak PLN Kalselteng Beri Penjelasan Jujur

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Dukung Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah, Sudarsono: Demi Pembelajaran Kondusif!

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:01 WIB

Bupati Heriyus Cek Persiapan HUT Murung Raya

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP

Senin, 27 Juli 2026 - 22:09 WIB

KPK Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Tahanan Febrie Adriansyah

Berita Terbaru