Demo Ojol Picu Kenaikan Dolar! Rupiah Loyo hingga Sentuh Rp16.499

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Nilai tukar rupiah kembali tertekan di akhir perdagangan Jumat, 29 Agustus 2025. Mata uang Garuda ditutup melemah signifikan, imbas dari aksi demonstrasi pengemudi ojek online (ojol) yang memanas di Jakarta sejak hari sebelumnya.

Pada perdagangan jelang akhir pekan ini, rupiah melemah 147 poin dan sempat menyentuh level Rp16.499, turun dari penutupan sebelumnya di level Rp16.352. Pelemahan ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar keuangan terhadap gejolak domestik.

Gejolak Politik Domestik Bikin Investor Apatis

Menurut Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuabi, ketegangan sosial dan politik di dalam negeri menjadi pemicu utama pelemahan rupiah. Aksi demo ojol, yang menuntut keadilan atas insiden di Jakarta, diperparah dengan sentimen negatif dari publik terkait rencana pemerintah memberikan tunjangan perumahan bagi anggota DPR.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

“Carut-marut ini yang membuat pasar sedikit apatis terhadap perpolitikan di Indonesia,” ujar Ibrahim dalam riset hariannya. Ketidakpastian politik ini membuat para pelaku pasar, terutama investor asing, cenderung menahan diri atau bahkan menarik modalnya dari pasar Indonesia, yang berujung pada pelemahan rupiah.

Faktor Eksternal: Dolar AS Menguat Berkat Ekonomi Kuat

Selain faktor domestik, penguatan dolar AS juga turut menekan rupiah. Data terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa ekonomi mereka tumbuh dengan pesat pada kuartal kedua 2025, melampaui proyeksi awal.

“Klaim Pengangguran Awal turun menjadi 229.000, sedikit lebih baik dari konsensus 230.000,” kata Ibrahim. Angka-angka ekonomi yang kuat ini mendorong para investor untuk beralih ke dolar AS, yang dianggap sebagai aset yang lebih aman. Akibatnya, dolar AS terapresiasi terhadap mata uang global, termasuk rupiah.

Baca Juga :  Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Proyeksi Rupiah ke Depan

Dengan kombinasi faktor internal dan eksternal ini, pergerakan rupiah ke depan diperkirakan masih akan volatile. Gejolak politik di dalam negeri, ditambah data ekonomi AS yang positif, akan terus menjadi tantangan bagi kestabilan nilai tukar rupiah. Pasar akan terus memantau perkembangan situasi politik domestik dan kebijakan moneter dari bank sentral AS (The Fed) untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru