Angka Perceraian Guru di Pandeglang Melonjak: 50 Kasus Terjadi di Kalangan ASN Muda

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perceraian- (Freepik)

Ilustrasi perceraian- (Freepik)

1TULAH.COM-Fenomena perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga pendidik, di Kabupaten Pandeglang menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang mencatat, pada tahun 2025 ini, sekitar 50 kasus perceraian terjadi di lingkungan tenaga pendidik.

Lebih ironisnya lagi, sebagian besar permohonan cerai ini diajukan setelah mereka resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai ASN.

Tingginya Angka Perceraian Guru Muda di Pandeglang

Kepala Bidang Ketenagaan Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Mukmin, tidak menampik tingginya angka perceraian ini. “Ada (yang mengajukan perceraian) baik PPPK ataupun PNS. Tahun ini ada sekitar 50 orang, itu PNS dan PPPK. Itu rata-rata usia muda yang mengajukan,” ungkap Mukmin pada Jumat (25/7/2025).

Data yang dimiliki Dindikpora menunjukkan bahwa sudah ada sekitar 50 tenaga pendidik yang meminta rekomendasi untuk mengajukan perceraian ke Pengadilan Agama. Mayoritas dari mereka adalah kaum perempuan yang masih berusia muda, dengan rata-rata di bawah 40 tahun. Meskipun ada juga yang berusia di atas 40 tahun, namun dominasi usia muda ini menjadi sorotan utama.

Baca Juga :  Leon bet Casino – Your Gateway to Quick‑Fire Gaming Thrills

Faktor Pemicu Perceraian: Ekonomi hingga LDR

Mukmin menjelaskan beberapa faktor utama yang melatarbelakangi pengajuan gugatan cerai ini:

  • Faktor Ekonomi: Tekanan finansial menjadi salah satu pemicu utama keretakan rumah tangga.
  • Perselingkuhan: Isu kesetiaan juga turut menyumbang pada tingginya angka perceraian.
  • Pasangan Bekerja di Luar Kota (LDR): Hubungan jarak jauh seringkali menimbulkan masalah komunikasi dan kepercayaan, yang berujung pada perceraian.

“Faktornya karena ekonomi, perselingkuhan atau suaminya kerja di luar kota. Kebanyakan yang mengajukan perceraian dari pihak perempuan,” jelas Mukmin.

Prosedur dan Upaya Mediasi Dindikpora

Proses pengajuan perceraian bagi PNS memiliki prosedur khusus. Menurut Mukmin, PNS yang ingin mengajukan perceraian harus mengantongi rekomendasi dari pimpinan mereka. Untuk guru SD, misalnya, rekomendasi harus didapatkan dari kepala sekolah dan kepala dinas. Proses ini melibatkan wawancara untuk mengetahui alasan di balik pengajuan perceraian.

“Kalau PNS ketika mau mengajukan perceraian itu harus ada rekomendasi dari pimpinan, kalau guru SD itu harus ada rekomendasi dari kepala sekolah dan kepala dinas, kan nanti ditanya dulu kenapa dia mau mengajukan perceraian,” terang Mukmin. Ia menambahkan, jika tahapan ini tidak ditempuh, Pengadilan Agama akan berhati-hati dan tidak akan langsung memproses gugatan cerai.

Baca Juga :  Roby Casino: Quick‑Hit Slots and High‑Intensity Play for the Modern Gamer

Dindikpora Kabupaten Pandeglang sendiri mengaku sudah berupaya maksimal untuk mendamaikan pasangan yang ingin bercerai sebelum mengeluarkan surat rekomendasi. Mereka bahkan mengundang pihak keluarga dari kedua belah pihak untuk mediasi. Namun, Mukmin mengakui, sebagian besar pemohon tetap “bersih kukuh” atau bersikeras untuk bercerai dengan alasan rumah tangga mereka sudah tidak dapat dipertahankan lagi.

“Kami berupaya untuk mendamaikan tapi pihak yang mengajukan gugatan bersih kukuh tidak bisa dipertahankan. Kami berupaya untuk memediasi, bahkan kami undang dari pihak keluarga perempuan dan laki-laki, tapi mereka bersih kukuh tidak bisa dipertahankan,” tuturnya.

Meskipun persentase pasti belum diketahui, Mukmin menggarisbawahi bahwa tingkat perceraian di lingkungan tenaga pendidik di Pandeglang memang cukup tinggi. Fenomena ini tentu menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat, mengingat peran penting tenaga pendidik dalam membangun generasi masa depan. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Spinoloco Casino – Mobile‑First Slots, Live Tables & Crypto Play
Bantu Atasi Masalah PHK dan Outsourcing, Desk Ketenagakerjaan Polri Diapresiasi Buruh
Heboh! Aksi Spontan Presiden Prabowo Buka Baju dan Lempar ke Massa Buruh di May Day 2026
Roby Casino Mobile: Vincite Veloci e Gioco Rapido
Aviator – Het Snelle Crash Spel dat Je Alert Houdt
Magius Casino – Quick‑Fire Gaming voor de Snel‑Paced Speler
InstaSpin Casino: Quick‑Fire Slots & Rapid Wins voor de Moderne Speler
Imigrasi Amankan 16 WNA di Sukabumi Terkait Dugaan Love Scamming, Segera Dideportasi!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:56 WIB

Spinoloco Casino – Mobile‑First Slots, Live Tables & Crypto Play

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:21 WIB

Bantu Atasi Masalah PHK dan Outsourcing, Desk Ketenagakerjaan Polri Diapresiasi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:09 WIB

Heboh! Aksi Spontan Presiden Prabowo Buka Baju dan Lempar ke Massa Buruh di May Day 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:45 WIB

Roby Casino Mobile: Vincite Veloci e Gioco Rapido

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:05 WIB

Aviator – Het Snelle Crash Spel dat Je Alert Houdt

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:33 WIB

InstaSpin Casino: Quick‑Fire Slots & Rapid Wins voor de Moderne Speler

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:15 WIB

Imigrasi Amankan 16 WNA di Sukabumi Terkait Dugaan Love Scamming, Segera Dideportasi!

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:13 WIB

Roby Casino: Quick‑Hit Slots and High‑Intensity Play for the Modern Gamer

Berita Terbaru

Berita

Roby Casino Mobile: Vincite Veloci e Gioco Rapido

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:45 WIB

Berita

Aviator – Het Snelle Crash Spel dat Je Alert Houdt

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:05 WIB