Uji Kelayakan Calon Dubes RI: DPR Gelar Fit and Proper Test untuk 24 Posisi Penting

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Dubes, Redianto Heru Nurcahyo, hadiri fit and proper test dengan Komisi 1 DPR RI di Jakarta, Sabtu (5/7/2025). [Suara.com/Dea]

Calon Dubes, Redianto Heru Nurcahyo, hadiri fit and proper test dengan Komisi 1 DPR RI di Jakarta, Sabtu (5/7/2025). [Suara.com/Dea]

1TULAH.COM-Sebanyak enam calon duta besar (dubes) terpantau hadir di Kompleks Parlemen Senayan pada Sabtu (5/7/2025) untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang digelar Komisi I DPR RI. Proses ini krusial dalam menentukan perwakilan Indonesia di kancah internasional, mengisi kekosongan 24 posisi dubes di berbagai negara sahabat.

Pantauan di lokasi menunjukkan enam calon dubes yang telah hadir tampak mengenakan setelan kemeja putih dan jas hitam, langsung memasuki ruang Komisi I DPR RI untuk menghadapi serangkaian pertanyaan dan penilaian dari anggota dewan.

Siapa Saja Calon Dubes yang Hadir di Sesi Pertama?

Para calon duta besar yang terkonfirmasi kehadirannya di sesi pertama uji kelayakan ini meliputi nama-nama penting yang akan mengisi pos-pos strategis:

  • Abdul Kadir Jaelani sebagai Calon Dubes Berlin
  • Redianto Heru Nurcahyo sebagai Calon Dubes Bratislava
  • Umar Hadi sebagai Calon PTRI New York
  • Hotmangaradja Pandjaitan sebagai Calon Dubes Singapura
  • Nurmala Kartini Sjahrir sebagai Calon Dubes Tokyo
  • Indroyono Soesilo sebagai Calon Dubes Washington DC

Nama Dwisuryo Indroyono Soesilo, yang sebelumnya beredar di awak media sebagai Calon Dubes RI untuk Amerika Serikat berkedudukan di Washington DC, dikonfirmasi hadir dalam sesi ini.

Baca Juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film "Pesta Babi" Dandhy Laksono

Mekanisme Uji Kelayakan dan Jadwal

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budi Djiwandono, menjelaskan bahwa mekanisme fit and proper test akan dibagi menjadi empat sesi selama dua hari, yaitu Sabtu (5/7/2025) dan Minggu (6/7/2025). Setiap sesi akan diikuti oleh enam calon dubes, sehingga total 24 calon dubes akan diuji.

“Kira-kira rencana mekanisme jalannya rapat dibagi 4 sesi, satu sesi nanti kira-kira ada 6 calon duta besar. Dimulai pagi ini jam 10 untuk sesi pertama, kemudian dilanjutkan nanti siang sampai sore, dan dilanjutkan besok 2 sesi lagi,” tutur Budi.

Langkah ini diambil untuk menindaklanjuti Surat Presiden (Surpres) yang berisi daftar calon untuk mengisi 24 posisi duta besar yang saat ini masih kosong.

Daftar Lengkap Calon Dubes yang Beredar di Media

Meskipun daftar nama resmi masih berada di tangan Ketua Komisi I DPR RI, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpunnya, sebagian daftar nama yang beredar di awak media memang cocok dengan calon yang akan diuji.

“Surat masih di Ketua Komisi 1. Sebagian yang saya dengar memang ada yang cocok dengan daftar tersebut,” kata Sukamta kepada Suara.com pada Jumat (4/7/2025).

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Berikut adalah susunan nama calon Dubes RI dari daftar yang beredar di media, yang mengindikasikan prioritas pemerintah dalam memperkuat diplomasi di berbagai belahan dunia:

  • Abu Dhabi: Judha Nugraha
  • Alger: Yusron Ambary
  • Baku: Berlian Helmy
  • Bangkok: Hari Prabowo
  • Berlin: Abdul Kadir Jaelani
  • Brasilia: Andhika Chrisnayudhanto
  • Bratislava: Redianto Heru Nurchayo
  • Kairo: Kuncoro Giri Waseso
  • Kuala Lumpur: Raden Dato Mohammad Oman Hascarya Kusumo
  • Muscat: Andi Rahadian
  • Port Moresby: Okto Dorinus Manik
  • PTRI Jenewa: Sidharto Reza Suryodipuro
  • PTRI New York: Umar Hadi
  • Pyongyang: Mayjend (Purn) Gina Yoginda
  • Quito: Imam Ashari
  • Singapura: Letjen (Purn) Hormangaraja Panjaitan
  • Tokyo: Nurmala Kartini Sjahrir
  • Washington DC: Dwisuryo Indroyono Soesilo

Selain itu, muncul juga nama diplomat Laurentius Amrih Jinangkung yang dikabarkan ditunjuk sebagai Calon Dubes Indonesia di PBB berkedudukan di Den Haag, Belanda, serta Judha Nugraha, Direktur Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI & BHI), yang ditunjuk sebagai Calon Dubes RI untuk Oman berkedudukan di Muscat.

Proses fit and proper test ini diharapkan dapat menghasilkan duta besar yang berkualitas dan mampu menjalankan tugas diplomasi Indonesia dengan baik di tingkat global. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Bantah Tudingan Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3×24 Jam
Mengenal Sistem LIMS, Teknologi Sadap Telekomunikasi di Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan
Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan
Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak
Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI
Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:09 WIB

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Bantah Tudingan Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3×24 Jam

Sabtu, 7 November 2026 - 07:30 WIB

Mengenal Sistem LIMS, Teknologi Sadap Telekomunikasi di Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 16:39 WIB

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 November 2026 - 14:22 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak

Jumat, 6 November 2026 - 06:51 WIB

Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

Jumat, 6 November 2026 - 06:42 WIB

Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?

Berita Terbaru