Permohonan Kartu Kuning di Barsel Melonjak: 252 Orang dalam 2 Bulan, Apa Penyebabnya?

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Restuty, Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Distransnaker Kabupaten Barsel, saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Rabu (12/3/2025). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Restuty, Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Distransnaker Kabupaten Barsel, saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Rabu (12/3/2025). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK-Permohonan pembuatan Kartu Kuning atau yang sering disebut AK-1 di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah di tahun 2025 diperkirakan akan terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan pada dua tahun terakhir.

“Dari bulan Januari hingga Februari 2025 sudah tercatat sebayak 252 orang yang membuat kartu AK1, jumlah ini akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti,” ucap Sufian Arifin Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Barsel melalui Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Restuty kepada wartawan saat diwawancarai diruang kerjanya, Rabu (12/3/2025).

Ia menerangkan, lonjakan tersebut menandakan jika kondisi ekonomi mulai bangkit, khususnya di dunia usaha, hal itu terbukti dari jumlah animo masyarakat yang begitu tinggi untuk mendapatkan kartu AK-1 menyusul adanya sejumlah perusahaan yang beroperasi di daerah setempat membuka lowongan pekerjaan.

Baca Juga :  Momen Akrab Presiden Prabowo di Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju: Sahabat Baik Ahmad Dhani

“Rata-rata pemohon pembuatan kartu kuning ini masih didominasi lulusan SMA sederajat,” terangnya.

Ia menuturkan, bila dibandingkan dengan tahun 2024 Distransnaker Barsel mencatat ada sebanyak 3400 orang, sementara tahun 2023 ada 2668 orang yang membuat kartu kuning, ada peningkatan sebanyak 732 orang dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

“Dari jumlah ini pembuatan kartu AK1 menunjukkan ada peningkatan yang signifikan setiap tahunnya,” tutur wanita yang akrab disapa ibu Tuty itu.

Ia mengatakan, tingginya permintaan pembuatan kartu kuning tersebut disebabkan oleh tingginya kebutuhan masyarakat akan pekerjaan, karena kartu AK1 menjadi salah satu syarat penting bagi para pencari kerja yang ingin melamar pekerja ke berbagai perusahaan.

Baca Juga :  Bet On Red: Rask gevinst og høy‑intensitetsspill på farten

Distransnaker Barsel, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan pelayanan pembuatan kartu AK1 agar lebih cepat dan efisien, salah satunya menyediakan layanan di gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di samping Kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP Barsel.

“Jadi masyarakat tidak perlu lagi repot-repot datang ke Kantor Distransnaker untuk membuat kartu AK1, cukup ke gedung MPP saja, kita berharap dengan adanya kartu ini, angka pengangguran di Kabupaten yany bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini dapat semakin berkurang, dan masyarakat dapat memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik lagi,” kata Restuty. (Alifansyah)

Berita Terkait

Isu Menkeu Purbaya Sakit di Media Sosial, Wamenkeu: Insyaallah Sehat, Doakan Saja
Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional
Polres Barut Bantah Keterlibatan Pihak Lain, Perkara Pembunuhan di Perbatasan Kalteng- Kaltim
Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban
Bukan Sekadar Saran Teknis, Prof. Suparji Sebut Rekomendasi Konsultan Chromebook Fatal secara Hukum
Momentum Hardiknas 2026: Transformasi Pendidikan dan Kepedulian Lingkungan Ditekankan di Kalteng
Megawati Kritik Keras Sidang Militer Kasus Air Keras Aktivis KontraS: “Hukum Jangan Poco-Poco!”
Book of Dead Slot: Avventura di Spin Veloce per Vincite ad Alta Intensità
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Isu Menkeu Purbaya Sakit di Media Sosial, Wamenkeu: Insyaallah Sehat, Doakan Saja

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:01 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:43 WIB

Polres Barut Bantah Keterlibatan Pihak Lain, Perkara Pembunuhan di Perbatasan Kalteng- Kaltim

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:58 WIB

Bukan Sekadar Saran Teknis, Prof. Suparji Sebut Rekomendasi Konsultan Chromebook Fatal secara Hukum

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:32 WIB

Megawati Kritik Keras Sidang Militer Kasus Air Keras Aktivis KontraS: “Hukum Jangan Poco-Poco!”

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:09 WIB

Book of Dead Slot: Avventura di Spin Veloce per Vincite ad Alta Intensità

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:59 WIB

Video Amien Rais Soal Presiden Prabowo Dihapus Usai Dicap Hoaks, Pemerintah Ingatkan Sanksi UU ITE

Berita Terbaru