KPU Butuh Dana Rp1.4 Miliar Gelar PSU di 2 TPS di Barito Utara

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPU Barut saat menggelar rakor, Senin (10/3/2025). foto.Deni/1tulah.com

KPU Barut saat menggelar rakor, Senin (10/3/2025). foto.Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh- Kebutuhan dana diperlukan menggelar Pemilihan Suara Ulang(PSU) oleh Komisi Pemilihan Umum(PSU) Barito Utara terjawab.

KPU Barito Utara diperintah menggelar PSU atas putusan Mahkamah Kondtitusi.

Dana dibutuhkan menggelar PSU di 2 TPS yang ada di Barito Utara sebesar Rp1.481.784.000.

Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari saat memimpin rapat koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan PSU pasca putusan Mahkamah Konstitusi pada Pilkada Barito Utara tahun 2024 mengatakan, keinginan kami terbuka membahas dan mengajukan kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan PSU.

Hal ini agar tak berkembang hal berlebih terkait besaran kebutuhan dana pelaksanaan PSU yang tidak sesuai.

Baca Juga :  LPB Hatapa Perkuat UMKM Binaan Tingkatkan Kualitas Lewat Pelatihan GMP

“Semua keperluan mengenai kebutuhan dana kami sampaikan. Dan kami juga menginginkan keterbukaan yang sekaligus sebagai upaya bisa mengkanter isu-isu diluar sana yang disebutkan tidak sesuai. Besaran kami butuhkan Rp1.481.784.000,” kata Siska Dewi Lestari.

Dia juga merinci penggunaan dana miliaran itu, antara lain, Jumlah keseluruhan dana dibutuhkan Rp1.481.784.000.

Kegunaannya, dinas luar kota Rp102.548.000. Dinas dalam kota Rp8.100.000. Sosialisasi, rakor,uji publik, publikasi dan media Rp140.000.000.

Honor KPPS Rp14.600.000. Biaya TPS Rp6.026.000. Bintek dan pelantikan KPPS Rp17.326.000. Logisatik PSU Rp7.592.000.. Penetapan hasil PSU Rp25.000.000 dan ATK Rp10.000.000. Sedang distribusi C pemberitahuan Rp592.000.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas

“Angka yang membuat besar karena harus dialokasikan keperluan advokasi hukum besarannya Rp1.150.000.000,” jelas Siska. Kami masih ada sisa anggaran sebelumnya Rp249.256.864, jadi masih kekurangan Rp1.232.527.136 diusulkan kepada pemerintah daerah,” tutup Dewi.

Awalnya anggaran diusulkan Rp1,6 miliar namun dilakukan pengurangan karena pelaksanaan PSU tidak ada susunan PPK dan PPS.(*)

 

Penulis : Delia Anisya Fitri

 

 

Hal ini disampaikan

Berita Terkait

Polres Barut Bantah Keterlibatan Pihak Lain, Perkara Pembunuhan di Perbatasan Kalteng- Kaltim
Pelepasan Jemaah Haji Barito Utara Berlangsung Khidmat, Bupati Shalahuddin Sampaikan Pesan
Fakta Baru: Insiden Mano Pernah Tampar Ono di 2025, Menjadi Latar Belakang Kasus Pembunuhan di Perbatasan
Motif Sakit Hati Jadi Pemicu Pembunuhan Sadis di Perbatasan Kalteng-Kaltim
Polisi Tangkap Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Keluarga di Perbatasan Kalteng-Kaltim
Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng
Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas
Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Tekankan Otonomi Daerah sebagai Kunci Masa Depan Indonesia Emas

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:43 WIB

Polres Barut Bantah Keterlibatan Pihak Lain, Perkara Pembunuhan di Perbatasan Kalteng- Kaltim

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:11 WIB

Pelepasan Jemaah Haji Barito Utara Berlangsung Khidmat, Bupati Shalahuddin Sampaikan Pesan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:28 WIB

Fakta Baru: Insiden Mano Pernah Tampar Ono di 2025, Menjadi Latar Belakang Kasus Pembunuhan di Perbatasan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:01 WIB

Motif Sakit Hati Jadi Pemicu Pembunuhan Sadis di Perbatasan Kalteng-Kaltim

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:40 WIB

Polisi Tangkap Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Keluarga di Perbatasan Kalteng-Kaltim

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng

Selasa, 28 April 2026 - 17:24 WIB

Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas

Senin, 27 April 2026 - 18:24 WIB

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Tekankan Otonomi Daerah sebagai Kunci Masa Depan Indonesia Emas

Berita Terbaru