Tim Gogo-Helo Pertanyakan Surat Pengumuman SKD CPNS Pindah Titik Lokasi ke Palangkaraya dan Banjarbaru

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Malik Muliawan SH dan Kepala BKPSDM Barut, Hj Sri hartati.Foto.dok.1tulah.com

foto : Malik Muliawan SH dan Kepala BKPSDM Barut, Hj Sri hartati.Foto.dok.1tulah.com

Tim Gogo-Helo Pertanyakan Surat Pengumuman SKD CPNS Pindah Titik Lokasi ke Palangkaraya dan Banjarbaru 1TULAH.COM, Muara Teweh-Tim Hukum Paslon H Gogo Purman Jaya-Hendra Nakalelo (Gogo-Helo) mempertanyakan surat pengumuman SKD CPNS dengan titik lokasi Palangkaraya tertanggal 14 Oktober 2024.

Ketua Kordinator Tim Hukum Gogo-Helo, Malik Muliawan saat jumpa pers Selasa 22 Oktober 2024 mengatakan, SKD CNPS yang di pindah lokasi, dari bahasa hukum dipindahkan, berarti ada SK penetapan sebelumnya.

“Kita tahu sekarang ada penetapan tanggal 14 Oktober 2024, dan satu-satunya itu. Berarti memang lokasi SKD itu ditetapkan di Banjarbaru atau Palangkaraya. Kalau di sebut itu dialihkan seperti ramainya berita di media daring, berarti ada SK terdahulu lalu muncul lagi SK baru mencabut yang terdahulu dan mengalihkan.

“Kalau ini tidak ada pengumuman penetapan selain SK penetapan yang dilakukan Pj Sekda tanggal 14 Oktober 2024, beri penjelasan agar masyarakat paham dan klier tidak ada bahasa dialihkan,” jelas Malik Muliawan.

Baca Juga :  Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Menurut Malik Muliawan, pihaknya mempertanyakan ini, karena dalam beberapa pemberitaan nama Poslon Gogo-Helo terus di bawa-bawa ikut menggagalkan SKD CPNS di Barito  Utara. Ada pencemaran nama baik.

“Dan tentu saja merugikan paslon Gogo-Helo jadi patut dipertanyakan. Kami juga terus menelaah dan mengkaji untuklangkah selanjutnya apa yang mesti diambil,” kata Malik Muliawan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barito Utara, Hj Sri Hartati mengatakan, gagalnya pelaksanakaan tes SKD di Kabupaten Barito Utara dikarenakan kurangnya fasilitas atau alat CAT.

Terkait kenapa titik lokasi dipindah ke Palangkaraya dan Banjarbaru, bukan melalui surat penetapan. “Saya harus menceritakan prosesnya dari awal,” kata Sri Hartati ditemui 1tulah.com di ruang kerjanya, Rabu 23 Oktober 2024.

Ditentukannya titik lokasi SKD CNPS di Barito Utara, berdasarkan hasil survei pihak BKN Regional VIII,,Lalu berlanjut muncul titik lokasi di Aplikasi SSCASN saat peserta mendaftar.

Baca Juga :  Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Karena peserta membludak dan fasilitas tak mendukung, maka kami bermohon kepada BKN Regional VIII agar memfasilitasi kegiatan ini.

“Surat permohonan ditandatangani Pj Bupati dalam surat itu meminta bantuan peninjauan kembali titik lokasi karena daerah kita terkendala fasilitas. Surat permohonan kami ditindaklanjuti dan di balas langsung melalui surat yang ditandatangani deputi Bidang sistem informasi dan digitalisasi Manajemen ASN, BKN pusat,” kata Sri Hartati sembari memperlihatkan surat elektronik BKN kepada 1tulah.com.

Setelah mendapatkan balasan surat maka dikeluarkan lagi surat penetapan lokasi seleksi SKD CPNSditetapkan di Banjarbaru dan Palangkaraya, dan peserta yang mengambil tilok di muara teweh berjumlah 6.957 orang rata rata berasal dari muara teweh dan juga ada dari kabupaten tetangga . Kami tetap mengupayakan untuk tes SKB berikutnya bisa kita laksanakan di Muara Teweh.(*)

Penulis : Deni

 

Berita Terkait

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Berita Terbaru