Fenomena Badut di Lampu Merah Bundaran Bupati Muara Teweh, dari Mana Mereka Berasal?

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badut-badut saat beraksi di kawasan lampu merah bundaran Bupati, Kota Muara Teweh.foto. M.Gazali/1tulah.com

Badut-badut saat beraksi di kawasan lampu merah bundaran Bupati, Kota Muara Teweh.foto. M.Gazali/1tulah.com

MUARA TEWEH. Keberadaan badut-badut yang menunggu saweran pengendara di sekitar lampu merah Bundaran Bupati Muara Teweh sepertinya kian bertambah jumlahnya.

Hal ini menjadi perbincangan beberapa warga Muara Teweh akhir-akhir ini.

Merespon fenomena tersebut, kami mencoba melakukan penelusuran dan penggalian informasi tentang asal usul keberadaan badut-badut tersebut, pada Senin, 8 Juli 2024 Pagi.

Dari wawancara langsung terhadap salah seorang badut bernama ibu Fatmawati yang berusia kira-kira 50 tahun.

Didapatkan informasi, badut-badut tersebut berasal dari luar Barito Utara seperti dari Banjarmasin dan Palangka Raya. Ibu Fatmawati sendiri mengaku berasal dari Banjarmasin dan baru empat bulan melakoni profesi sebagai badut.

Ia bertempat tinggal di salah satu rumah sewaan di Muara Teweh.

Untuk menggali kemungkinan apakah badut-badut tersebut dikoordinir atau ada sponsornya. Kami menanyakan tentang kostumnya. Dari pengakuannya, kostum tersebut dibeli dengan uang pribadi masing-masing para badut melalui belanja online.

Badut tersebut bekerja dari sejak pagi pukul 07:00 WIB hingga jam 22:00 malam.

Baca Juga :  PT Multipersada Gatramegah Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan Karhutla

Adapun penghasilan yang di dapat para badut tersebut nominalnya dari seratus ribu hingga dua ratus ribu rupiah setiap harinya.

Pihak Sat Pol PP Kabupaten Barito Utara yang kami temui di kantornya pada hari yang sama. Dalam hal ini Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Maulidin Akbar, mengatakan, pihaknya sudah melakukan penertiban atas perintah Kepala Satuan,

“Jadi sudah ada peringatan pertama untuk para badut terutama di lampu merah Bundaran Bupati,” ucap Maulidin Akbar.

Selanjutnya untuk ke depan ada rencana melakukan penertiban kembali. Akan tetapi pada dasarnya pihak Sat Pol PP Barito Utara sementara hanya melakukan pembinaan, apabila masih bisa dibina.

“Kalau toh memang tidak bisa dibina akan kami tindak. Itu rencana kedepan,” tegas Maulidin.

Diterangkan pula oleh Maulidin Akbar, pihaknya dalam melakukan penertiban tidak berdiri sendiri, didampingi juga oleh unsur dari Bidang Perlindungan Masyarakat. Sebab mereka punya kewenangan dalam hal pembinaan masyarakat.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh

“Kemaren kita sudah catat identitas. Sekarang sepertinya ada penambahan pemain badut itu. Semestinya secepat mungkin ditertibkan, akan tetapi berhubung masih dalam kesibukan persiapan jelang HUT Barito Utara dan Hari Kemerdekaan, mudah-mudahan dapat segera dilaksanakan,” tutup Maulidin

Pemberian uang kepada peminta-minta atau pengemis juga menjadi salah satu masalah yang dapat membuat pengemis menjadi ketergantungan. Hal ini berpotensi menjadi pekerjaan bagi mereka. Apalagi jika hasil dari mengemis, jumlah yang didapat cukup banyak dan dapat melebihi UMR.

Fenomena pengemis atau peminta-minta menjadi permasalahan sosial yang tidak mudah diselesaikan. Salah satu faktor penyebabnya adalah kemiskinan kultural.

Sayangnya pihak dari dinas sosial yang coba kami hubungi melalui sambungan telpon dan chat, hingga berita ini kami turunkan belum berhasil kami dapatkan konfirmasinya. (M. Gazali Noor)

Berita Terkait

PT Multipersada Gatramegah Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan Karhutla
Patroli Trantibumlinmas Satpol PP Barito Utara Amankan 9 Orang, Dua Pelajar Diduga Ngelem
H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat
Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi
Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh
Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos
Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah
TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:13 WIB

PT Multipersada Gatramegah Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan Karhutla

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:09 WIB

Patroli Trantibumlinmas Satpol PP Barito Utara Amankan 9 Orang, Dua Pelajar Diduga Ngelem

Senin, 18 Mei 2026 - 22:39 WIB

H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat

Senin, 18 Mei 2026 - 22:36 WIB

Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:40 WIB

Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:52 WIB

Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:27 WIB

Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:19 WIB

TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting

Berita Terbaru