1TULAH.COM – Nama pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, diabadikan sebagai nama lapangan sepak bola di negara kelahirannya, Korea Selatan. Ini sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi pelatih berusia 59 tahun tersebut di dunia sepak bola.
Untuk diketahui, pengukuhan nama Shin Tae-yong ini merupakan penghargaan dari kota kelahirannya, Yeongdeok. Namanya diabadikan dalam sebuah lapangan sepak bola modern, yaitu Shin Tae-yong Soccer Park.
Acara peluncuran Shin Tae-yong Soccer Park itu juga telah digelar pada Sabtu (6/7/2024) sore waktu setempat. Pelatih Timnas Indonesia itu turut menghadiri langsung upacara pembukaan lapangan tersebut.
Media asal Korea Selatan, Yeongnam, menjelaskan jika kehadiran Lapangan Shin Tae-yong Soccer Park itu diharapkan mampu menjadi destinasi sepak bola yang terkenal di kota tersebut.
Selain itu, kehadiran Shin Tae-yong yang namanya telah sangat dikenal di dunia sepak bola Negeri Ginseng juga dapat menggerakkan perekonomian warga lokal di Yeongdeok.
“Melalui pembukaan ini, Shin Tae Yong Soccer Park di Yeongdeok tidak hanya akan menjadi destinasi sepak bola yang terkenal, namun juga diharapkan dapat sangat membantu dalam merevitalisasi perekonomian lokal,” tulis Yeongnam.
Sebagai informasi, nama Shin Tae-yong memang tidak hanya harum di negara asalnya saja. Karena, dia juga sukses menjadi idola baru bagi para pencinta sepak bola Indonesia, terutama pendukung Timnas Indonesia.
Sebab, sejak pertama kali bertugas pada 28 Desember 2019 silam, mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu telah memberikan banyak perubahan besar bagi skuat Merah Putih.
Berbagai prestasi yang dipersembahkan pelatih berusia 59 tahun itu juga membuahkan penghargaan dari PSSI. Kontraknya yang telah berakhir pun akhirnya mendapatkan perpanjangan.
Penulis : Wanda Hanifah Pramono
Sumber Berita : Suara.com

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)


















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



