Duh Miris, Ibu Kandung Bunuh Dua Anaknya Yang Masih Balita

- Jurnalis

Kamis, 26 November 2020 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, KALSEL– Seorang ibu di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), di Kalimantan Selatan tega membunuh dua anak kandungnya sendiri. Kedua anak tersebut masih balita, laki-laki berusia 5 tahun dan sang adik berjenis kelamin perempuan berumur 3 tahun. Peristiwa yang membuat geger warga setempat itu terjadi hari Rabu (25/11) sekitar pukul 16.00 WITA.

Warga setempat, Tarmizi saat dimintakan keterangan menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di perbatasan antara Desa Aluan Mati dengan Desa Pagat Kecamatan Batu Benawa atau dulunya disebut Desa Bundung tidak jauh dari SMKN 2 Barabai.

Baca Juga :  Sejarah Baru! Grammy Awards Hadirkan Kategori Best Asian Pop Music untuk K-Pop hingga J-Pop

“Dari isu di masyarakat, ibu yang rela membunuh anaknya tersebut dalam kondisi stres berat sejak beberapa bulan yang lalu dan juga baru saja suaminya meninggal,” kata Tarmizi seperti dikutip dari Antaranews, Kamis (26/11/2020).

Keterangan, tetangganya sempat bertanya kepada pelaku kemana kedua anakmu seharian tidak terlihat,” kata tetangga.

“Anakku sudah ku bunuh keduanya,” ujar pelaku kepada tetangganya.

karena penasaran, warga pun mendatangi rumah korban yang beralamat di Desa Aluan Mati Rt Rt 005 Rw 003.

Ternyata benar, kedua anaknya memang telah meninggal dengan posisi telentang tanpa pakaian. Ibunya yang membunuh pun juga telanjang dan teriak-teriak tidak karuan.

Baca Juga :  Polsek Grogol Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan Pelajar, Satu Buron

Penuturan warga, melihat dari kondisi kedua anaknya, mereka dibunuh dengan cara dicekik atau mulutnya ditutup dengan bantal. Namun itu nantinya tugas pihak kepolisian yang menyelidiki.

Saat diamankan pihak kepolisian pun pelaku masih teriak-teriak tidak karuan.

Kapolres HST, AKBP Danang Widaryanto, melalui Ps Paur Subag Humas Aipda M Husaini saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan pelaku telah diamakan dan korban juga telah dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat. (eni)

Berita Terkait

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah
Bupati Barut Sidak PDAM SPBU Perusda dan RSUD Muara Teweh
Sambut HUT ke-76 Barito Utara, PT SMM Gelar Sunatan Massal di Lemo
Program Ibu Hamil Sehat, PT SMM Ambil Peran Cegah Stunting
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat
Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:57 WIB

Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:40 WIB

Bupati Barut Sidak PDAM SPBU Perusda dan RSUD Muara Teweh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:48 WIB

Program Ibu Hamil Sehat, PT SMM Ambil Peran Cegah Stunting

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42 WIB

Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Berita Terbaru

Bupati Shalahuddin saat sidak di PDAM Barito Utara, Selasa(23/6/26). Foto. Dadang

Muara Teweh

Bupati Barut Sidak PDAM SPBU Perusda dan RSUD Muara Teweh

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:40 WIB