1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus suap pengondisian hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Salah satu pihak yang tengah ditelusuri adalah anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui peran pihak-pihak lain di luar lima tersangka yang telah ditetapkan.
KPK ingin memastikan apakah terdapat pihak lain yang memiliki peran signifikan dalam proses pengondisian temuan audit BPK tersebut.
Budi menyebut informasi yang diperoleh dari keterangan para saksi maupun tersangka menjadi petunjuk bagi penyidik untuk mengembangkan perkara.
Namun, ia belum dapat mengungkap detail mengenai sumber informasi maupun bukti yang mengarah pada keterkaitan pihak tertentu karena masih menjadi bagian dari materi penyidikan.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 7–8 Juni 2026 dan mengamankan 10 orang di Jakarta serta Sumatera Selatan.
Dalam perkara tersebut, KPK kemudian menetapkan sejumlah tersangka terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta pengondisian hasil audit BPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Lima tersangka dalam kasus pengondisian audit BPK yang ditetapkan KPK antara lain Bupati Muara Enim Edison, pihak swasta Cory Erin Hardi, Direktur PT Millenium Solusi Abadi Fika Nur Alawi, Augusz Dewanggara yang diduga pernah menjadi staf ahli Bobby Adhityo Rizaldi, serta mantan Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan Titin Rita Lestari.
KPK masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat.
Penulis : Dedy Hermawan























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

