Harga Emas Antam Hari Ini 16 Maret 2026: Anjlok Rp 21.000, Simak Rincian Terbarunya!

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat. [Suara.com/Alfian Winanto]

Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat. [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Memasuki awal pekan ketiga di bulan Maret, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan koreksi yang cukup dalam. Bagi Anda para investor logam mulia, hari ini menjadi momen krusial untuk memantau pergerakan harga yang sedang mengalami tren penurunan.

Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas Antam pada Senin, 16 Maret 2026, dibanderol di angka Rp 2.992.000 per gram. Nilai ini menunjukkan penurunan signifikan sebesar Rp 21.000 jika dibandingkan dengan perdagangan terakhir pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Update Harga Buyback Emas Antam

Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga beli kembali oleh Butik Antam juga mengalami penyusutan. Harga buyback hari ini dipatok Rp 2.744.000 per gram, turun Rp 5.000 dibandingkan posisi Sabtu pekan lalu. Harga ini merupakan acuan bagi Anda yang ingin menjual kembali koleksi emas Antam ke gerai resmi.

Sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, perlu diingat bahwa transaksi emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22:

  • 0,45% bagi pemegang NPWP.

  • 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP.

Baca Juga :  Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (Setelah Pajak)

Berikut adalah rincian harga emas Antam untuk berbagai ukuran per Senin, 16 Maret 2026, yang telah dikalkulasi dengan pajak:

Ukuran Emas Harga Setelah Pajak (Estimasi)
0,5 Gram Rp 1.549.865
1 Gram Rp 2.998.480
2 Gram Rp 5.938.810
3 Gram Rp 8.883.153
5 Gram Rp 14.771.838
10 Gram Rp 29.448.538
25 Gram Rp 73.595.530
50 Gram Rp 147.111.863
100 Gram Rp 294.145.530
250 Gram Rp 735.098.163
500 Gram Rp 1.469.985.800
1.000 Gram Rp 2.939.931.500

Analisis: Mengapa Harga Emas Global Terpeleset?

Penurunan harga emas domestik ini sejalan dengan melemahnya harga emas dunia (XAU/USD) yang kini parkir di level 4.967,70 dolar AS per troy ons. Beberapa faktor utama yang menekan harga si Kuning antara lain:

1. Menunggu Kebijakan Bank Sentral

Investor sedang dalam mode wait and see menjelang pengumuman kebijakan moneter dari bank sentral utama dunia pekan ini, termasuk The Fed (AS), ECB (Eropa), BoE (Inggris), dan BoJ (Jepang). Spekulasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka waktu lebih lama (higher for longer) membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil (bunga) menjadi kurang menarik.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

2. Efek Inflasi Energi

Meskipun ketegangan geopolitik antara AS, Israel, dan Iran di Pulau Kharg memanas, pasar justru lebih bereaksi terhadap lonjakan harga minyak. Kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi, yang pada gilirannya memperkuat potensi The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga.

3. Sentimen Geopolitik yang Kompleks

Meski biasanya emas menjadi safe haven saat perang, pernyataan pemerintahan Donald Trump mengenai potensi berakhirnya konflik Iran dalam waktu singkat memberikan sentimen penyeimbang yang meredam reli harga emas.

Penurunan harga emas hari ini bisa menjadi peluang bagi investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi (buy on weakness). Namun, tetap waspadai volatilitas tinggi yang mungkin terjadi setelah pengumuman kebijakan suku bunga bank sentral global dalam beberapa hari ke depan.

Ingin tahu perkembangan harga emas besok? Tetap pantau update harian kami untuk mendapatkan analisis pasar logam mulia paling akurat. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Berita Terbaru