1TULAH.COM, Muara Teweh – Sejumlah warga Walur, Gunung Timang, Barito Utara (Barut), Kalteng, mempertanyakan kinerja Kepala Desa (Kades) Walur, Sunard,i yang dinilai tidak ada memberikan dampak positif untuk kemajuan desa mereka.
Salah satu warga setempat bernama Rudy mengungkapkan jika selama kepemimpinan Kades Sunardi ini tidak ada apa-apa yang dibangun atau dibenahi.
“Setahu saya sekali saja pada tahun lalu membagikan tandon penampungan air di setiap rumah penduduk dengan kapasitas 1.000 liter. Itupun tidak semua rumah tangga menggunakannya, karena tidak ada biaya membeli mesin air,” ungkap Rudy kepada 1tulah.com, Rabu siang, 11 Maret 2026.
Menurutnya, kalau kondisi seperti itu terus menerus tidak ada pembangunan atau perbaikan infrastruktur dari Pemerintah Desa Walur, sudah dapat dipastikan desa mereka tertinggal dari yang lain.
“Silakan media cek sendiri ke Walur kalau tidak percaya, kantor desa saja masih berkonstruksi kayu. Kondisi berbeda dengan desa tetangga yang sudah dibangun bagus dan kokoh dengan beton,” ujarnya.
Rudy dan masyarakat Walur lainnya berharap pihak Pemerintah Kabupaten Barut untuk datang langsung melakukan pemeriksaan penggunaan dana desa. Mereka juga mempertanyakan ke mana dan untuk apa selama ini dana desa yang nilainya tidak sedikit itu digunakan Kades Sunardi.
“Ya sesekali lah pihak Pemerintah Kabupaten Barito Utara, dalam hal ini Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk turun langsung melihat ke sini, bagaimana pengelolaan dana desa dan diperuntukan apa saja guna mendukung kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Kades Walur Sunardi dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait jumlah dana desa yang dialokasikan ke pemdes, dia hanya membalas singkat pesan dari media ini
“Jika dana desa masih belum ditetapkan APBDes 2026 sambil menunggu perbup ADD keluar,” ujarnya.
Namun setelah ditanyakan lebih lanjut, dana desa tahun sebelumnya berapa yang diterima Walur dan apa yg dikerjakan Pemdes Walur tahun lalu, untuk peningkatan kepentingan masyarakat. Namun Kades Sunardi tidak membalas pesan media ini.
Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos-PMD) Barut, Suparmi, ketika dihubungi via WhatsApp terkait permasalahan Desa Walur mengaku belum bisa menjawab pertanyaan 1tulah.com
‘Maaf aku lagi rapat, silakan hubungi Kabid Pemdes lah,” tulisnya singkat sembari mengirim no WhatsApp Kabid Pemdeskel Tri Winarsih Neneng.
Saat dihubungi, Tri mengatakan masih dalam tugas dinas ke Palangka Raya.
Berdasarkan penelusuran 1tulah.com, Desa Walur pada 2025 lalu menerima Alokasi Dana Desa dari Pemerintah Pusat dan daerah, guna meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sebesar Rp 735.269.000.
Selain itu, dana tersebut digunakan untuk memperbaiki infrastruktur desa, memperkuat ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Penulis: Aprie
Editor: Aprie

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




![Final Liga Champions 2025/2026 akan menjadi panggung besar bagi dua kekuatan baru sepak bola Eropa, PSG vs Arsenal. [Suara.com/AI]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/arsenal-liga-225x129.jpg)








![Final Liga Champions 2025/2026 akan menjadi panggung besar bagi dua kekuatan baru sepak bola Eropa, PSG vs Arsenal. [Suara.com/AI]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/arsenal-liga-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



