Kondisi Timur Tengah Memanas! Ali Khamenei Tewas, Rudal Iran Sasar Fasilitas AS

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei semasa hidup. [AFP]

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei semasa hidup. [AFP]

1TULAH.COM-Dunia internasional dikejutkan dengan berita duka dari Teheran. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikonfirmasi gugur setelah serangan udara masif yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).

Peristiwa ini menandai eskalasi konflik paling tajam di Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir, memicu reaksi keras dari pemerintah Iran dan dunia internasional.

Kronologi Serangan di Teheran

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan udara ke sejumlah titik strategis di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menghantam kompleks tempat kerja Ali Khamenei.

Selain menyasar fasilitas pemerintahan, agresi militer ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan dan jatuhnya korban jiwa dari kalangan warga sipil. Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah mengklaim keberhasilan operasi ini sebelum akhirnya dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Iran.

Mekanisme Pemerintahan Pasca-Khamenei

Menanggapi kekosongan jabatan tertinggi negara, Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Mokhber, segera memberikan pernyataan resmi melalui kantor berita IRNA. Berdasarkan konstitusi Iran, tugas-tugas Pemimpin Tertinggi akan diambil alih sementara oleh sebuah dewan khusus.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

“Presiden Iran, ketua pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali akan menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi di masa kekosongan jabatan,” ungkap Wapres Mokhber.

Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pemerintahan tetap terjaga di tengah situasi darurat militer dan duka nasional.

Masa Berkabung dan Respons Militer Iran

Pemerintah Iran secara resmi telah menetapkan:

  • Masa berkabung nasional: 40 hari.

  • Libur kerja nasional: Selama satu minggu ke depan.

Di sisi lain, ketegangan militer terus meningkat. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bersama Angkatan Darat Iran mengeluarkan pernyataan tertulis yang menegaskan sumpah mereka untuk melakukan aksi balas dendam atas kematian pemimpin mereka.

Sebagai respons awal, Iran dikabarkan telah meluncurkan rentetan rudal balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat yang tersebar di wilayah Timur Tengah.

Baca Juga :  Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Profil Singkat Ali Khamenei: Pemimpin Terlama di Timur Tengah

Ayatollah Ali Khamenei merupakan sosok sentral dalam politik Iran selama hampir empat dekade. Berikut adalah catatan perjalanannya:

  • 1981 – 1989: Menjabat sebagai Presiden Iran.

  • 1989 – 2026: Menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi (Supreme Leader) menggantikan Ayatollah Khomeini.

Hingga wafatnya, ia memegang rekor sebagai pemimpin negara dengan masa jabatan terlama di kawasan Timur Tengah, menjadikannya tokoh kunci dalam kebijakan luar negeri dan militer Iran yang sangat berpengaruh.

Dampak Global dan Eskalasi Konflik

Kematian Ali Khamenei diprediksi akan mengubah peta geopolitik dunia secara drastis. Pasar energi global dan stabilitas keamanan di Selat Hormuz kini menjadi perhatian utama para pengamat internasional.

Militer AS dan sekutunya di Timur Tengah dilaporkan berada dalam status siaga tinggi guna mengantisipasi gelombang serangan balasan lanjutan dari proksi-proksi Iran di kawasan tersebut. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 
Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta
Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang
21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:48 WIB

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Senin, 20 April 2026 - 11:18 WIB

21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Senin, 20 April 2026 - 06:31 WIB

Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Minggu, 19 April 2026 - 18:23 WIB

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Aula A Kantor Bupati Mura, Senin (20/4/2026).

Berita

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Senin, 20 Apr 2026 - 20:48 WIB