Sosialisasi Informasi Geospasial, Wali Kota Palangka Raya Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Bersama (SEB) tentang dukungan penyelenggaraan informasi geospasial yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas secara daring di Ruang Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat implementasi Satu Data Indonesia dan integrasi informasi geospasial dalam perencanaan pembangunan daerah. (27/2/26)

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Bersama (SEB) tentang dukungan penyelenggaraan informasi geospasial yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas secara daring di Ruang Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat implementasi Satu Data Indonesia dan integrasi informasi geospasial dalam perencanaan pembangunan daerah. (27/2/26)

1tulah.com, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengikuti kegiatan Sosialisasi Surat Edaran Bersama (SEB) tentang dukungan dalam penyelenggaraan informasi geospasial pada pemerintah daerah, Jumat (27 Februari 2026).

Sosialisasi Informasi Geospasial ini menjadi penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai data geospasial yang ada.

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas tersebut diikuti secara daring oleh pemerintah daerah se-Indonesia. Di Kota Palangka Raya, kegiatan berlangsung di Ruang Command Center Kantor Wali Kota dan turut dihadiri Kepala Bappedalitbang Kota Palangka Raya beserta jajaran, serta Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya.

Sosialisasi Informasi Geospasial: Meningkatkan Kolaborasi Data untuk Perencanaan yang Lebih Baik

Melalui Sosialisasi Informasi Geospasial, semua pihak dapat lebih memahami pentingnya data spasial dalam perencanaan.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Usai mengikuti sosialisasi, Fairid menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat implementasi kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) di tingkat daerah, termasuk optimalisasi integrasi data spasial dan nonspasial.

“Dalam sosialisasi ini juga ditekankan pentingnya integrasi informasi geospasial dalam mendukung perencanaan pembangunan yang terarah, terpadu, dan akuntabel di daerah,” ujarnya.

Menurut Fairid, pemerintah melalui Bappenas menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan informasi geospasial, mulai dari penguatan regulasi, penyusunan pedoman teknis, hingga petunjuk pelaksanaan agar pengelolaan data semakin terintegrasi dan terstandar.

Sosialisasi Informasi Geospasial juga menekankan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan data.

Kolaborasi antara kebijakan satu data dan satu peta juga menjadi fokus pembahasan dalam sosialisasi tersebut. Sinergi ini dinilai penting guna memastikan keselarasan antara data spasial dan nonspasial dalam proses perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Untuk itu, Sosialisasi Informasi Geospasial harus diikuti oleh seluruh stakeholder yang terlibat.

Lebih lanjut, Fairid menyambut baik kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan berbasis data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Integrasi informasi geospasial sangat penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur, penataan ruang, mitigasi risiko bencana, serta pelayanan publik yang lebih efektif dan tepat sasaran di Palangka Raya,” tuturnya.

Dengan penguatan informasi geospasial di tingkat daerah, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, berbasis data, serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional.

Dengan demikian, Sosialisasi Informasi Geospasial menjadi landasan bagi pembangunan yang lebih baik.

Penulis: Hewu

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Evaluasi Karhutla Kalteng, Penanganan dan Perlindungan Warga Diperkuat
Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital melalui Pelatihan Platform Layanan Terintegrasi
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya
Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG
Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid
Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Evaluasi Karhutla Kalteng, Penanganan dan Perlindungan Warga Diperkuat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital melalui Pelatihan Platform Layanan Terintegrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terbaru