1tulah.com, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengikuti kegiatan Sosialisasi Surat Edaran Bersama (SEB) tentang dukungan dalam penyelenggaraan informasi geospasial pada pemerintah daerah, Jumat (27 Februari 2026).
Sosialisasi Informasi Geospasial ini menjadi penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai data geospasial yang ada.
Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas tersebut diikuti secara daring oleh pemerintah daerah se-Indonesia. Di Kota Palangka Raya, kegiatan berlangsung di Ruang Command Center Kantor Wali Kota dan turut dihadiri Kepala Bappedalitbang Kota Palangka Raya beserta jajaran, serta Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya.
Sosialisasi Informasi Geospasial: Meningkatkan Kolaborasi Data untuk Perencanaan yang Lebih Baik
Melalui Sosialisasi Informasi Geospasial, semua pihak dapat lebih memahami pentingnya data spasial dalam perencanaan.
Usai mengikuti sosialisasi, Fairid menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat implementasi kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) di tingkat daerah, termasuk optimalisasi integrasi data spasial dan nonspasial.
“Dalam sosialisasi ini juga ditekankan pentingnya integrasi informasi geospasial dalam mendukung perencanaan pembangunan yang terarah, terpadu, dan akuntabel di daerah,” ujarnya.
Menurut Fairid, pemerintah melalui Bappenas menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan informasi geospasial, mulai dari penguatan regulasi, penyusunan pedoman teknis, hingga petunjuk pelaksanaan agar pengelolaan data semakin terintegrasi dan terstandar.
Sosialisasi Informasi Geospasial juga menekankan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan data.
Kolaborasi antara kebijakan satu data dan satu peta juga menjadi fokus pembahasan dalam sosialisasi tersebut. Sinergi ini dinilai penting guna memastikan keselarasan antara data spasial dan nonspasial dalam proses perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi pembangunan daerah.
Untuk itu, Sosialisasi Informasi Geospasial harus diikuti oleh seluruh stakeholder yang terlibat.
Lebih lanjut, Fairid menyambut baik kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan berbasis data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Integrasi informasi geospasial sangat penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur, penataan ruang, mitigasi risiko bencana, serta pelayanan publik yang lebih efektif dan tepat sasaran di Palangka Raya,” tuturnya.
Dengan penguatan informasi geospasial di tingkat daerah, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, berbasis data, serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional.
Dengan demikian, Sosialisasi Informasi Geospasial menjadi landasan bagi pembangunan yang lebih baik.
Penulis: Hewu

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




![KontraS bersama TAUD atas nama Andrie Yunus mengirim surat penolakan pemeriksaan sebagai saksi korban penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/taud-hakim-225x129.jpg)
![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-225x129.jpg)







![KontraS bersama TAUD atas nama Andrie Yunus mengirim surat penolakan pemeriksaan sebagai saksi korban penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/taud-hakim-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



