Indonesia Hadapi Triple Planetary Crisis, Menteri LH Hanif Faisol: Respons Harus Sistematis!

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis lingkungan melakukan aksi di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Aktivis lingkungan melakukan aksi di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Indonesia kini berada di titik kritis tantangan lingkungan. Fenomena cuaca ekstrem yang sulit diprediksi, banjir rob yang kian meluas, hingga tumpukan sampah di aliran sungai bukan lagi sekadar isu lingkungan global, melainkan ancaman nyata yang menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa Indonesia sedang berjuang melawan triple planetary crisis, yaitu krisis iklim, pencemaran lingkungan, dan masalah persampahan yang masif.

Alarm dari Sungai Cikeas: Lebih dari Sekadar Aksi Bersih

Dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, pemerintah menggelar aksi nyata berupa pembersihan sungai dan penanaman pohon di aliran Sungai Cikeas, Sentul. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol perlawanan terhadap kerusakan ekosistem.

“Kondisi lingkungan kita saat ini adalah bagian dari krisis planet tiga lapis. Fokus kita bukan lagi menyesali keadaan, tapi merespons secara sistematis,” ujar Hanif Faisol Nurofiq.

Fakta Iklim yang Mengkhawatirkan

Data terbaru dari UNFCCC menunjukkan potret yang suram:

  • Suhu Global: Tahun 2024 tercatat sebagai tahun terpanas dalam sejarah manusia.

  • Kenaikan Suhu: Mengalami peningkatan 1,4 derajat Celsius dibandingkan masa pra-industri.

  • Dampak di Indonesia: Sebagai negara tropis, Indonesia mengalami curah hujan ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang frekuensinya kian sering. Fenomena yang dulu dianggap anomali, kini telah menjadi pola cuaca baru.

Baca Juga :  Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Memutus Rantai Sampah dari Hulu ke Hilir

Salah satu poin krusial yang disoroti pemerintah adalah kenyataan pahit bahwa hampir tidak ada sungai di Indonesia yang benar-benar bersih dari sampah. Mengingat sebagian besar sampah di lautan berasal dari daratan yang terbawa arus sungai, solusi yang diambil harus bersifat fundamental.

Langkah Strategis Pemerintah:

  1. Pengelolaan dari Sumber: Mendorong pengurangan sampah dari skala rumah tangga agar beban di tempat pembuangan akhir (TPA) berkurang.

  2. Penguatan Infrastruktur: Memperbaiki sistem pengelolaan sampah di tingkat daerah dan meningkatkan fasilitas daur ulang.

  3. Kolaborasi Global: Memperkuat sinergi melalui National Plastic Action Plan dan kemitraan internasional untuk menangani polusi plastik secara serius.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Kolaborasi Struktural dan Kultural: Fatwa MUI Mengenai Sampah

Menariknya, penanganan krisis lingkungan di Indonesia kini tidak hanya menggunakan pendekatan teknokratis, tetapi juga menyentuh aspek moral dan keagamaan.

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Ekonomi MUI Pusat, Hazuarli Halim, menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab iman. Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas telah mengeluarkan fatwa:

“Membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan laut, hukumnya adalah haram karena menimbulkan mudarat (kerugian) bagi orang banyak dan ekosistem.”

Melalui literasi lingkungan berbasis dakwah dan masjid, diharapkan terjadi perubahan perilaku kolektif yang lebih berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kesadaran Kolektif adalah Kunci

Aksi di Sungai Cikeas menjadi pengingat bahwa pemulihan lingkungan memerlukan dua jalur utama: perbaikan kebijakan oleh pemerintah (struktural) dan perubahan gaya hidup oleh masyarakat (kultural). Dengan suhu bumi yang terus memanas, waktu untuk bertindak tidaklah banyak.

Krisis ini bukan lagi wacana global di atas kertas, melainkan ujian nyata bagi ketahanan bangsa Indonesia di masa depan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro
Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham
Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan
SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!
Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto
Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:05 WIB

LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47 WIB

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kantor Bea Cukai Kudus Digeledah KPK, Puluhan Petugas Turun Langsung

Berita Terbaru

Ilustrasi Karhutla Kalimantan (unsplash.com/Matt Howard)

Berita

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:07 WIB